Breaking News:

Virus Corona

Saat Pandemi Virus Corona, Limbah Banyak Masker yang Dibuang di Lautan, Ancam Ekosistem Laut

Pasalnya, masker dan sarung tangan dalam jumlah besar ditemukan mengambang seperti ubur-ubur tersebar di dasar laut.

TribunMataram Kolase/ Twitter @Anelies_Syarief
Ilustrasi masker bekas 

BANGKAPOS.COM--Berbagai pihak terus mengaungkan kampanye untuk mengurangi penggunaan plastik di seluruh dunia.

Bahkan beberapa negara menerapkan kebijakan untuk tidak lagi  penggunaan kantong plastik dalam kegiatan sehari-hari.

Beberapa supermarket maupun toko menetapkan biaya kepada pelanggan pada setiap lembar kantong plastik yang dikeluarkan.

Diminta Kenakan Masker, Pegawai Hotel Diancam Anggota DPRD, Sopirnya Malah Memukul

Apalagi saat ini limbah plastik terus meningkat termasuk yang dibuang ke laut sehingga menyebabkan polusi.

Namun di tengah pandemi Virus Corona ini limbah tidak hanya berasal dari sampah plastik tetapi juga sampah lainnya.

Konservasionis telah memperingatkan bahwa pandemi virus corona dapat memicu lonjakan polusi laut.

Pasalnya, masker dan sarung tangan dalam jumlah besar ditemukan mengambang seperti ubur-ubur tersebar di dasar laut.

Dikutip dari The Guardian, 8 Juni 2020, organisasi nirlaba Perancis Operation Mer Propre yang kegiatannya termasuk mengumpulkan sampah di sepanjang Cote d'Azur, mulai membunyikan alarm peringatan pada akhir bulan lalu. 

Penyelam telah menemukan limbah sampah berupa lusinan sarung tangan lateks, masker, dan botol hand sanitizer di bawah ombak Laut Mediterania.

Limbah tersebut mengambang bersama gelas-gelas sekali pakai dan kaleng alumunium.

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved