Breaking News:

Pria yang Nekat Terobos Pintu Masuk Markas Brimob Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Seorang pria bernama Salman (41) nekat menerobos pintu masuk markas Brimob Polda Sulawesi Tenggara, Sabtu (20/6/2020).

IST
Potongan rekaman video saat Markas Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara dimasuki oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (20/6/2020) sore. 

BANGKAPOS.COM - Seorang pria bernama Salman (41) nekat menerobos pintu masuk markas Brimob Polda Sulawesi Tenggara, Sabtu (20/6/2020).

Salman adalah warga Desa Pudahoa, Kecamatan Mowila, Konawe Selatan, Sultra.

Ternyata Salman mengalami gangguan jiwa dan pernah dirantai.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan dalam keterangan persnya. Kata Ferry, Salman juga pernah berobat di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari.

“Salman memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah berobat di RS Jiwa Provinsi Sultra Nomor Pasien : 06.66.97, ” ujarnya.

Bahkan, kata Fery, berdasarkan keterangan saudara angkatnya bernama Dahlan, ia pernah dirantai.

“Keterangan Dahlan, saudara angkat pelaku penerobosan menyatakan bahwa pada sekitar tahun 2009 lalu Salman pernah dirantai selama sekitar satu tahun karena sering menyerang orang lain,” ungkapnya.

Kemudian, sambung Ferry, berdasarkan keterangan Kepala Desa Pudahoa, pada malam tanggal 19 Juni 2020, Salman sempat menyerang rumahnya karena tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Saat diamankan, polisi berhasil mengamanakan barang yang dibawa Salman, di antaranya, 3 unit HP, uang kertas senilai 1 ringgit Malaysia, satu botol bensin, alat pemukul rakitan, 1 rol kabel dan satu buah flashdisk.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Salman nekat menerobos pintu masuk markas Brimob Polda Sultra pada Sabtu sore.

Halaman
12
Penulis: tidakada004
Editor: Teddy Malaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved