Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Baru Ada 200 Produk Berlabel Halal Di Basel, Haris Ajak Pelaku Usaha Untuk Buat Label Halal

Haris Setiawan menyatakan sedikitnya di Kabupaten Bangka Selatan telah ada sekitar 200 produk UMKM yang mengantongi sertifikat halal.

Dokumentasi Bangka Pos
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka Selatan, Haris Setiawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka Selatan, Haris Setiawan menyatakan sedikitnya di Kabupaten Bangka Selatan telah ada sekitar 200 produk UMKM yang mengantongi sertifikat halal.

Ditemui pada Selasa, (23/6/2020), Haris Setiawan mengakui total keseluruhan pelaku usaha yang telah memiliki izin resmi yakni lebih kurang 4000, namun yang baru mengantongi sertifikat halal baru mencapai 200 produk.

"Data yang kita punya itu sejak 2018 lalu pelaku UMKM yang telah memiliki sertifikat atau label halal baru 200an produk, selain itu masih belum mengantongi," ujar Haris.

Kendala ini diakui oleh Haris menjadi tugas mereka untuk terus mengedukasi pelaku usaha agar dapat mengantongi sertifikat halal demi kemajuan pelaku usaha.

Pihaknya lanjut Haris juga turut memfasilitasi pelaku usaha yang mau mengantongi sertifikat halal pada produknya tanpa ada biaya apapun.

"Untuk pelaku UMKM yang sudah punya izin kami akan bantu untuk memfasilitasinya sehingga bisa mendapatkan label halal," imbuhnya.

Pelaku UMKM lanjut Haris tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk mendapatkan label halal karena sudah mendapatkan bantuan subsidi dari APBN dan APBD.

Haris berharap pelaku usaha dapat segera memanfaatkan kesempatan ini sehingga produk yang dijual dapat dibeli oleh semua kalangan, termasuk umat muslim karena telah mendapatkan label halal karena dukungan fasilitas ini (bantuan subsidi -red) juga tergantung dengan kondisi ketersediaan dana.

Bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan sertifikat halal cukup mempersiapkan berkas misalnya, surat izin usaha, izin pangan industri rumah tangga (PIRT), izin kesehatan lingkungan atau hygiene sanitation, KTP, foto dan sebagainya.

"Jika memang ada kendala, kami siap membantu pelaku usaha untuk megarahkan sehingga pelaku usaha dapat mengantongi label halal," tukasnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved