Breaking News:

PPDB Online, SMAN 2 Pangkalpinang Minta Calon Peserta Didik Baru 'ShareLoc' Alamat Rumah (VIDEO)

Dengan penerapan jalur zonasi tersebut tidak terlalu dipermasalahkan oleh pihak sekolah, seperti SMAN 2 Pangkalpinang

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yang di dalamnya mengatur soal penerimaan siswa melalui jalur zonasi, mutasi, afirmasi, dan prestasi.

Dengan penerapan jalur zonasi tersebut tidak terlalu dipermasalahkan oleh pihak sekolah, seperti SMAN 2 Pangkalpinang ini, pihak sekolah hingga saat ini telah menerima pendafataran peserta didik baru sesuai zonasi sebanyak 300 siswa.

"Sejak kita buka pendaftaran dari tanggal 19 Juni kemarin sampai dengan hari ini sudah ada 300an peserta didik baru yang mendaftarakan diri melalui jalur zonasi ini," kata Kepala Sekolah SMAN 2 Pangkalpinang Elpian Noviansyah saat ditemui Bangkapos.com, Selasa (23/06/2020) disekolah

Elpian mengatakan, peserta didik baru yang mendaftar akan diranking sesuai dengan jarak rumahnya, karena siswa yang diterima adalah rumahnya terdekat dari sekolah tanpa mempertimbangkan nilai.

"Kita minta kartu keluarga(KK) dan share lokasi di whatsapp, karena kita tidak bisa berhadapan dengan mereka kadang dari KK saja tidak menunjukan alamat secara detail, nah mungkin disitu saja yang agak sulit, dari rumahnya yang terdekat nanti akan kita ranking bukan lagi masalah nilainya," jelasnya

Dia menyebutkan, tujuan penerapan zonasi adalah agar tidak ada sekolah yang difavoritkan, dirinya pun tidak terlalu mempermasalahkan penerepan zonasi hanya saja terkendala tidak bisa bertemu secara langsung dengan calon peseta didik baru untuk mengetahui jelas alamatnya.

"Makanya kita minta share lokasi rumah itu, agar kita tahu detail di mana letak pasti rumah calon peserta didik baru ini, agar tidak ada manipulasi data dan ketika verifikasi data nantinya anak ini tidak didiskwalifikasi," ucapnya.

Dia menuturkan, pihak sekolah tetap membantu memberikan cara-cara mendaftar secara online.

"Sebenarnya kesulitan pasti dirasakan siswa-siswi dan juga orang tua dengan pendaftaran online seperti ini, kita pihak sekolah tentu akan membantu memberikan cara-cara mendaftar online seperti apa," bebernya

Setelah jalur zonasi, kata Elpian akan ada jalur prestasi, dimana dibatasi kuota 10% calon peseta didik baru bebas memilih sekolah mana pun yang dia inginkan.

"Dia bebas loncat zonasi, kemana pun sekolah yang dia inginkan, tetapi mereka akan bersaing hanya 10%, jadi seperti kita di SMAN 2 Pangkalpinang diluar zonasinya hanya menerima 26 siswa, tetapi ada juga prestasi didalam zona 15%," tuturnya

"Jadi jalur prestasi didalam zona ini misalkan calon peseta didik baru rumahnya sudah jauh dari sekolah, hampir tidak masuk zonasi taoi dia berprestasi nah bisa masuk ke yang 15% itu," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved