Breaking News:

Demo di Pabrik Sawit PT GPL

Inilah Lima Tuntutan Warga Mapur Ketika Demo di Pabrik PT GPL

Lima poin tuntutan diserukan para demonstran ke PT Gunung Pelawan Lestari (GPL) di Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Penulis: Fery Laskari | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Fery Laskari
Suasana Demo di PT GPL, Rabu (26/6/2020) di Desa Mapur 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Lima poin tuntutan diserukan para demonstran ke PT Gunung Pelawan Lestari (GPL) di Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Tuntutan itu disampaikan oleh gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Karang Taruna dan Pedagang Pengumpul Buah (Pengepul) di desa setempat.

Perusahaan perkebunan dan pabrik CPO ini diminta merealisasikan tuntutan yang disampaikan melalui aksi demo di kantor pabrik perusahan setempat, Rabu (24/6/2020).

Tuntutan pertama, masalah corporate social responsibility (CSR), yaitu kebijakan dan tangung jawab perusahaan pada masyarakat sekitar, khususnya Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka.

Tuntutan kedua, agar perusahaan menjamin atau mengutamakan keberadaan tenaga kerja lokal.

Sementara tuntutan ketika, demonstran meminta adanya stabilitas harga beli tandan buah segar (TBS) dari kebun petani lokal yang dikirim melalui Pengepul.

Tuntutan ke empat, demonstran, khususnya kalangan Pengepul meminta agar perusahaan menyiapkan jalur lintas khusus kirim TBS untuk masuk ke Pabrik CPO.

Sedangkan tuntutan ke lima, perusahaan diminta transparan atau adanya keterbukaan informasi bagi masyarakat.

Koordinator Aksi Demo, Gilang Virginawan, yang juga Ketua Karang Taruna Desa Mapur diwawancarai di sela-sela aksi demo, Rabu (24/6/2020) mengaku sudah bertemu langsung dengan pihak Manajemen Pabrik PT GPL.

Dalam pertemuan tersebut katanya, pihak perusahaan ini berjanji akan mencari solusi setelah nanti dilakukan musyawarah dengan para petani atau Masyarakat Mapur, dalam waktu dekat.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved