Breaking News:

Advertorial

Pemkab Bangka Barat Gelar Pasar Murah Bantu Warga di Tengah Pandemi Corona

Pemerintah daerah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi corona virus

Ist
Bupati Markus SH menyerahkan paket sembako pasar murah di desa Teluk Limau Parit Tiga, Kamis (25/6) siang. 

BANGKAPOS.COM- Pemerintah daerah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19) di daerah itu.

Hal tersebut dilakukan dengan berbagai skema bantuan yang telah, sedang dan akan digulirkan baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang menyasar masyarakat kurang mampu.

Bupati Markus didampingi Asisten Ekbang, Kepala DKUP dan Camat Parittiga foto bersama warga penerima paket sembako murah di desa Cupat.
Bupati Markus didampingi Asisten Ekbang, Kepala DKUP dan Camat Parittiga foto bersama warga penerima paket sembako murah di desa Cupat. (Ist)

Bupati Bangka Barat Markus SH saat menyerahkan paket sembako pasar murah di desa Cupat dan desa Teluk Limau Kecamatan Parittiga mengatakan, pihaknya berharap pasar murah ini mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19 saat ini.

"Hari ini Pemda Bangka Barat melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (DKUP) kembali menjual sembako murah tahap II. Kita diskon besar-besaran sebab hanya dengan Rp 30 ribu saja, bisa dapat paket sembako yang kalau harga normal dijual Rp 135 ribu. Tapi tidak apa-apa jual rugi yang penting bisa bantu masyarakat," kata Markus di desa Cupat, Kamis (25/6) pagi.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bangka Barat, Drs. Zakaria menjelaskan, pasar murah tahap II yang dilaksanakan pihaknya ini sama seperti tahap sebelumnya yang digelar sebelum hari raya idul fitri.

"Jumlahnya sama dengan tahap pertama yakni sebanyak 6.600 paket. Ini akan kita distribusikan masing-masing 100 paket ke tiap desa/kelurahan se-Bangka Barat. Sasarannya masyarakat miskin dan mereka yang pendapatannya menurun akibat wabah corona," jelas Zakaria ditemui di balai desa Teluk Limau.

Zakaria sependapat dengan apa yang disampaikan Bupati Markus ihwal pasar murah paket sembako dengan diskon jumbo.

"Pemda subsidi hingga lebih kurang 80 persen dari harga normal. Saya kira tidak berlebihan pak Bupati bilang diskon besar-besaran, sebab memang faktanya demikian. Semoga perhatian pemerintah daerah ini bermanfaat untuk masyarakat kita," imbuhnya.

Zakaria memastikan distribusi paket sembako tahap kedua dari Pemda melalui DKUP ini ditargetkan rampung hanya dalam tempo satu minggu.

"Setelah pasar murah tahap kedua ini selesai kita akan bersiap untuk kembali menggelar pasar murah tahap III yang sedianya dilakukan di minggu ketiga Juli atau menjelang hari raya Idul Adha," jelasnya.

Sama seperti tahap pertama, paket sembako pasar murah yang dijual di tahap kedua ini terdiri dari beras premium 5kg, gula 1kg, minyak goreng 2 liter, serta mie instan 12 bungkus. (*)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved