Breaking News:

Virus Corona

Rugi Ratusan Miliar Akibat Dampak Corona, APPGINDO Meminta Pemerintah Izinkan Resepsi Pernikahan

Kondisi ini membuat Asosiasi Pengusaha Pernikahan dan Gaun Indonesia (APPGINDO) meminta kebijakan agar resepsi pernikahan diizinkan.

Tribunnews.com
Ilustrasi pernikahan 

BANGKAPOS.CON--Kondisi saat ini yang sedang dalam masa pandemi Virus Corona membuat banyak sektor terpuruk. Berbagai sektor pekerjaan yang ambruk akibat wabah Covid-19 ini.

Diantaranya banyak job penyelenggara jasa wedding organizer yang dibatalkan akibat Virus Corona ini. Pasalnya masyarakat tidak diperbolehkan menyelanggarakan pesta yang mengundang orang banyak.

Kondisi ini membuat Asosiasi Pengusaha Pernikahan dan Gaun Indonesia (APPGINDO) meminta kebijakan agar resepsi pernikahan diizinkan dengan penerapan protokol kesehatan.

Lebih empat bulan pandemi di Jakarta dan tiga bulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), asosiasi yang berisi berbagai perusahaan bidang pernikahan ini mengaku kehilangan sekitar Rp 300 miliar per bulan akibat tak adanya resepsi. "

Kerugiannya sampai ratusan miliar. Karena dari seluruh industri wedding itu per bulan ada Rp 300 miliar," kata Ketua Umum APPGINDO Andie Oyong di Jakarta, Rabu (24/6/2020), seperti dikutip Kompas.com dari Antara.

Pesta Pernikahan Tanpa Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi, Keluarga dan Tamu Tertular Covid-19

Andie mengatakan, total uang yang beredar di atas Rp 5 triliun setahun dan saat ini sudah terhenti. Untuk satu vendor sepekan bisa dua sampai tiga kali.

"Sekarang sudah shutdown bahkan ribuan pekerja kami juga terdampak sampai ada yang kena PHK," katanya.

Karena itu, asosiasi mengharapkan dalam waktu dekat dengan PSBB Transisi, pemerintah mengizinkan digelarnya resepsi dengan protokol kesehatan ketat.

Artinya meningkatkan ketentuan upacara nikah dari sebelumnya hanya bisa sampai akad atau pemberkatan dengan pembatasan sampai 30 orang saja oleh Kementerian Agama.

"Yang kami harapkan dari industri resepsinya. Karena kalau acara akad nikah kan tidak banyak vendor yang terlibat," katanya.

Heboh Pernikahan Sesama Jenis, Kepala Desa Mengaku Kecolongan

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved