Breaking News:

Siapa Sangka Anak Penjaga Hutan Wanagama Bisa Kuliah S3 ke Negara Sakura Jepang

Siapa sangka hobi Sawitri membaca buku mengantarkannya meraih jenjang akademik tertinggi yakni pendidilan program doktor.

Penulis: tidakada001 | Editor: fitriadi
(Dok. UGM)
Sawitri menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAN 1 Wonosari tahun 2011. Lalu, ia melanjutkan kuliah di Fakultas Kehutanan UGM dengan mengambil Prodi Silvikultur. Setelah berhasil menyelesaikan pendidikan S1, ia pun melanjutkan ke jenjang S2 di prodi yang sama. Sejak 2017 lalu mengambil S3 di Jepang. 

BANGKAPOS.COM, GUNUNGKIDUL - Siapa sangka hobi Sawitri membaca buku mengantarkannya meraih jenjang akademik tertinggi yakni pendidilan program doktor.

Sawitri yang tengah berada negeri Sakura Jepang mengatakan ia tengah mengambil kuliah program doktor di Prodi Biosphere Resource Science and Technologi dengan menekuni kajian genetika hutan di Universitas Tsukuba.

Bidang ilmu yang digelutinya pun tak jauh dari lingkungan yang biasa Sawitri kenal sejak kecil yaitu seputar hutan.

Ya, Sawitri lahir di keluarga yang sangat dekat dengan hutan. Maklum, ayahnya, Tukiyat (51) merupakan seorang penjaga Hutan Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta.

---------------------------------------------

Tukiyat tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat mendapat telepon dari anak semata wayangnya, Sawitri. Sawitri bilang ia tak lama lagi akan pulang dari Jepang.

Sawitri pulang ke rumahnya di tengah Hutan Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta bukan perkara pandemi corona, tetapi karena pendidikan doktor yang ditempuhnya di Jepang selama tiga tahun ini telah rampung.

Tukiyat adalah penjaga hutan Wanagama yang dikelola oleh Universitas Gadjah Mada. Tukiyat bercerita ia sudah bekerja sebagai penjaga hutan Wanagama sejak tahun 1991.

Ternyata Dua Gadis yang Dinikahi Saepul Bahri Saudara Sepupu, Keluarga Mempelai Pria Takut Ribut

Sebagai penjaga hutan, ia bersama istri dan anaknya tinggal di hutan Wanagama. Tak ada tetangga atau warga yang tinggal di sekitar rumah mereka.

Di sekitarnya hanya ada pepohonan dan semak belukar. Namun, kondisi tersebut tak jadi penghalang bagi Sawitri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved