Breaking News:

Berita Sungailiat

Bulog Bangka Tertarik Kerja Sama Pembelian Sagu dan Sago Mee PT BAA

Jajaran Direksi Perum Bulog pusat sudah melakukan pertemuan dengan PT BAA untuk menjajaki kerja sama pembelian produk turunan olahannya...

bangkapos.com / edwardi
Produk sagu dan produk turunan/olahan sagu atau Sago Mee produksi PT BAA 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim Perum Bulog Subdivre Bangka melakukan peninjauan dan penjajakan kerjasama pembelian tepung tapioka (sagu) dan produk turunan (olahan) produksi PT Bangka Asindo Agri (BAA) di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Jumat (26/06/2020).

Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah alias Fifi mengatakan tujuan peninjauan ke PT BAA dalam rangka menindaklanjuti instruksi Wakil Direktur Perum Bulog, pak Gatot yang akan melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT BAA terkait rencana pembelian produk turunan sagu produksi PT BAA.

" Secara nasional sudah tersebar dan banyak diketahui orang banyak kalau di Kabupaten Bangka ini ada produk lokal yakni tepung tapioka atau sagu ini ke depan bisa disinergikan untuk kerjasama dengan Bulog dalam rangka ketahanan pangan nasional Indonesia, jadi bukan hanya beras, jagung, terigu dan saat ini sagu. Bulog di provinsi lain juga sudah merambah ke produk sagu ini," kata Fifi usai meninjau pabrik dan proses pengolahan PT BAA.

Diakuinya, jajaran Direksi Perum Bulog pusat sudah melakukan pertemuan dengan PT BAA untuk menjajaki kerja sama pembelian produk turunan olahan sagu dan tepung tapioka ini.

" Saya tadi sudah keliling melakukan peninjauan pabrik dan juga sudah mendapatkan penjelasan dari pimpinan disini tentang produk utama dan produk olahan serta info kebutuhan tepung sagu atau tapioka di Indonesia, mudah-mudahan Bulog bisa menjadi partner PT BAA ke depan untuk pengadaan stok sagu curah dalam kemasan dan produk turunannya seperti Sago Mee dan produk lainnya, " jelas Fifi.

Diakuinya , kunjungan hari ini baru sebatas survei dulu dan hasil survei ini akan dilaporkan ke direksi Perum Bulog pusat.

" Mudah-mudahan produk lokal unggulan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni tepung tapioka ini ke depan bisa merambah pangsa pasar nasional dan dikenal luas masyarakat Indonesia khususnya dan bisa menjadi pendamping pengganti konsumsi beras nasional melalui support kerjasama dengan Bulog ini," tukas Fifi.

Menurutnya sebelumnya Menteri Pertanian RI saat pertemuan di Provinsi Sulawesi Selatan sudah ada menginstruksikan soal penjajakan kerjasama ini, kita masih menunggu progresnya seperti apa.

"Kalau saya sangat tertarik dengan kecanggihan teknologi pengolahan sagu PT BAA ini, bagaimana proses sterilisasinya hingga proses pemanfaatan limbah pabriknya juga terpakai semuanya untuk pakan ternak, pupuk tanaman dan lainnya," ujar Fifi.

Diakuinya Bulog subdivre Bangka sebelumnya memang belum pernah melakukan kerja sama pemasaran produk sagu ini tetapi dirinya melihat proses pengolahan produk sagu ini dari awal sampai akhir tidak menggunakan zat kimia.

" Kita akan lakukan penjajakan secara bertahap dahulu sebelum melakukan MoU dengan PT BAA ini, yang jelas hasil survei ini akan kita laporkan ke jajaran Direksi Perum Bulog pusat dahulu, saya pikir sangat prospek dan sangat rekomended sekali untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan ini," tandas Fifi. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved