Breaking News:

Fitriyani Bersyukur Terima Layanan Operasi Katarak di Klinik Mata Bakti Timah RSBT Pangkalpinang

Sebelah kiri mata Fitriyani (60) berkaca-kaca sambil mengucapkan rasa syukur usai menjalankan operasi katarak tanpa mengeluarkan biaya...

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Fitriyani (60) pasien terima layanan operasi katarak tanpa biaya di RSBT Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebelah kiri mata Fitriyani (60) berkaca-kaca sambil mengucapkan rasa syukur usai menjalankan operasi katarak tanpa mengeluarkan biaya di Klinik Mata Bakti Timah RSBT Pangkalpinang.

Wanita paruh baya yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan ini mengaku senang dengan pelayanan RSBT yang dinilai tidak terlalu menyulitkannya.

"Alhamdulillah, pelayanan bagus. Malahan ini saya tidak bayar apa-apa. Dulu 3 tahun yang lalu juga pernah kena mata (karena gula darah tinggi-red), berobat ke praktek dokter mata lain harus bayar 3,5 juta selama beberapa bulan. Tapi kalau kali ini katarak dan tidak bayar,"ujar Fitriyana sambil terharu saat ditemui bangkapos.com, Jumat (26/6/2020).

Kini warga Pangkalpinang yang mengaku sudah 3 tahun lamanya mengalami katarak di bagian mata sebelah kanan yang masih diperban itu sedang terbaring sambil tersenyum lega.

"Iya tadi juga proses operasi sangat cepat, sekitar setengah jam. Kemudian dokter Edwin yang menangani juga ramah jadi nyaman dan tidak tegang,"katanya.

Ia juga bahkan sempat memuji suasana rumah sakit di depan kamar rawatnya dipenuhi dengan tanaman hias yang membuat ia merasa nyaman.

Sementara, Dokter Spesialis Mata RSBT Pangkalpinang, dr Edwin Bayu Saputra, Sp.M mengatakan bahwa pelayanan di rumah sakit tidak membeda-bedakan pasien.

"Jadi pelayanan kita sifatnya rumah sakit umum, semua pasien kita layanin. Baik itu pasien umum, asuransi atau BPJS Kesehatan. Malah kedepannya target kita utama kita karena 90 persen masyarakat Babel menggunakan BPJS, jadi target kita layani pasien BPJS Kesehatan," ujar dr Edwin.

Lebih lanjut, ia mengatakan di Klinik Mata Bakti Timah RSBT Pangkalpinang melayani semua gangguan mata hingga operasi mata.

"Untuk saat ini jangan takut berobat di rumah sakit, walaupun dalam masa pandemi ini karena rumah sakit sudah menyiapkan standar yang tepat tentu dengan kendali mutu dan kendali biaya," sebut dr Edwin.

Selanjutnya, ia mengaku sekitar 80 persen alat-alat penunjang pengobatan mata sudah lengkap.

Direktur Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang, dr Firmansyah, MARS mengatakan klinik mata ini nanti akan dikembangkan menjadi Eye Center.

"Kita akan mengembangkan menjadi Eye Center, tindakan-tindakan pengobatan mata dan operasi katarak nanti akan berada di situ. Kita juga ada program hari Jumat itu khusus namanya Jumat Berkilau. InsyaAllah akan berkelanjutan," ujar dr Firmansyah.

Lebih lanjut, ia mengaku dari segi peralatan sudah mulai diterapkan yang canggih.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved