Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Perubahan Struktur Organisasi, Wakil Gubernur Lantik 218 Pejabat di Pemprov Babel

Para pejabat yang dilantik berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator pengawas dan jabatan fungsional.

Bangkapos/Riki Pratama
Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah melantik, 218 pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Babel, pada Jumat (26/6/2020) di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah telah melantik, 218 pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Babel, pada Jumat (26/6/2020) di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur.

Mereka yang dilantik berasal dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator pengawas dan jabatan fungsional.

Abdul Fatah mengatakan, roling atau mutasi dilakukan karena perubahan struktural organisasi perangkat daerah.

Selain itu dari sembilan Biro dipangkas menjadi tujuh Biro di Sekretariat Daerah Pemprov Babel. Dalam pelantikan itu dilantik Kepala Biro Umum Setda Babel, Burhanuddin.

"Penempatan pejabat untuk dilakukan promosi, demosi, merupakan perhitungan tim Baperjakat, seluruh kegiatan bahwa proses pelantikan inilah hasil dari karakteristik dan spesifikasi yang telah diperhitungkan. Dengan menduduki jabatan baru ini laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,"jelas Abdul Fatah, Jumat (26/6/2020).

Dia menjelaskan dalam penyederhanaan organisasi, ada yang digabung. Sehingga di dalam penataan personilnya, ada pegawai yang ditempatkan dan dapat menduduki jabatan, tetapi juga ada yang tidak.

Fatah mengatakan, untuk jabatan administrator ada enam orang tersisa, dan pengawasan ada 20 orang.

Oleh karena itu, untuk yang 26 orang ini segera akan diminta kelengkapan administrasinya agar dapat diproses untuk diusulkan menjadi pejabat fungsional.

"Saya sudah minta ke BKPSDM untuk segera mengurus 26 orang ini, kita usulkan sesuai Undang-undang yang sudah diamanahkan oleh peraturan Menpan RB, bahwa kita menggunakan mereka akan usulkan untuk jabatan fungsional. Bahwa untuk ke 26 ASN ini harus dipertimbangkan secara bijak, paling tidak sementara waktu akan ditempatkan di tempat yang akan disesuaikan,"katanya.

Dia menegaskan cepat atau lambat, seluruh jabatan struktural yang ada di instansi pemerintah akan diserahkan ke jabatan fungsional.

"Untuk jabatan fungsional kemudian kita juga sudah membandingkan misalnya tunjangan jabatan tidak terlalu beda, ya memang di struktural dan fungsional cuma kan kelebihan dari pada fungsional yaitu apabila diambil dapat mencapai angka kreditnya, memenuhi angka sakibnya, maka dalam waktu dua tahun dia bisa naik pangkat itu aja kelebihannya,"jelasnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved