Virus Corona di Bangka Belitung

Disperindag Babel Sasar Hotel dan Restoran Gunakan Masker dan Face Shield Buatan IKM

Disperindag Babel berupaya mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) melihat peluang usaha pembuatan masker kain dan face shield (penutup wajah)

Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Babel Erzaldi Rosman mencoba face shield buatan IKM Babel untuk di produksi secara banyak agar nantinya bisa dipasarkan ke pelaku usaha hotel dan restoran. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam melaksanakan aktivitas hidup normal yang tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19, Disperindag Provinsi Babel berupaya mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) melihat peluang usaha pembuatan masker kain dan face shield (penutup wajah).

Saat ini dua produk tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga IKM diminta untuk melihat peluang agar perekonomian serta pendapatan para pelaku usaha terdampak Covid-19 bisa terbantukan.

Disperindag juga telah melakukan pelatihan cara pembuatan masker kain dan face shield kepada IKM di Babel agar bisa diproduksi banyak.

Kepala Disperindag Provinsi Bangka Belitung, Sunardi mengatakan saat ini pemerintah sedang berupaya agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan mewajibkan memakai masker saat beraktivitas keluar rumah.

Dari kebijakan tersebut Disperindag berupaya mendorong agar IKM bisa memproduksi kebutuhan masyarakat karena melihat peluang yang bisa dimanfaatkan saat ini.

"Kita dorong untuk IKM sandang, bukan pangan karena inisiasi ini mulai dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan dilaksanakan program dalam upaya mensupport para pelaku IKM untuk membuat masker dan face shiled,"jelas Sunardi kepada Bangkapos.com, Minggu (28/6/2020).

Sunardi menambahkan selain mendukung kebijakan Pemerintah dalam mematahui Protokol Kesehatan Covid-19, ini merupakan peluang usaha yang sayang bila tidak bisa dimanfaatkan IKM untuk memproduksi masker kain untuk kebutuhan masyarakat banyak saat ini.

"Karena saat ini banyak warga ingin melakukan pencegahan dengan beraktivas menggunakan masker sehingga kita memotivasi untuk membuat masker,"ujarnya.

Dari sisi pemasaran pihak pemerintah akan membantu memasarkan ke restoran dan hotel yang ada di Provinsi Babel dalam menerapkan aktivitas normal yang menggunakan alat pelindung seperti masker dan face shield dalam melayani pelanggan.

"Terutama untuk pegawai restoran dan hotel, kami akan memasarkanya kepada pelaku usaha karena mereka berhubungan dengan pelayanan ke masyarakat,"ujarnya.

Sunardi mengatakan dengan pelatihan pembuatan masker kain dan face shield diharapkan para pelaku IKM bisa mandiri memproduksi produk tersebut nantinya.

"Setelah kita melakukan pelatihan dan memfasilitasinya dengan modal dari pemerintah dan motivasi. Dalam memproduksinya nanti menyesuaikan harga modal yang harus dihitung. Mereka sudah memproduksi sendiri harus ada efesiensi modal untuk mendapat keuntungan dan upaya kita mendorong mayarakat mematuhi Protokol Kesehatan menganjurkan pakai masker dan face shiled,"harapnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved