Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pentingnya Melatih Kemandirian Pada Anak Sejak Dini, Ini Kata Psikolog

Siska Dwi Paramita mengatakan kemandirian memang harus ditanamkan sejak dini kepada anak.

DOK. Shutterstock
Ilustrasi anak kecil mengenakan masker kain 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Psikolog sekaligus Dosen Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramita mengatakan kemandirian memang harus ditanamkan sejak dini kepada anak.

"Semua orangtua pasti menyayangi anak-anaknya namun cara memberikan kasih sayang terkadang sedikit keliru,"ujar Siska saat dihubungi bangkapos.com, Minggu (28/6/2020).

Ia mencontohkan seperti anak disuapi saat makan dengan balasan agar makannya cepat dan tidak berantakan atau kotor.

Anak dipakaikan bajunya supaya tidak terbalik dan jika memakai pakaian sendiri jadinya lambat, dan anak mau minum diambilkan dan terbiasa disuguhkan dan masih banyak contoh-contoh lainnya dalam keseharian.

"Hal-hal diatas sebenarnya bisa dilatih dari sejak dini, ajak anak untuk makan bersama dengan tangan masing-masing, jika memang takut lantai kotor karena jatuhan makanan sediakan alas agar makanan yang jatuh bisa tertampung, jika selesai makan, pakaian anak menjadi kotor tinggal digantikan dengan yang bersih," sebut Siska

"Jika anak meminta sesuatu biasakan untuk anak mengambil sendiri dan tetap dipantau. Saat berpakaian biasakan juga untuk melepas dan memakain sendiri, jika anak kesulitan boleh dibantu dengan memberikan instruksi saja," lanjutnya.

Menurutnya, dampak dari kebiasaan-kebiasaan ini jelas akan membangun karakter mandiri pada anak dan juga kegiatan diatas membantu berkembangnya motorik halus dan kasar pada anak.

Kemandirian ini dilatih untuk masa depannya yang lebih baik, jika anak melakukan kesalahan dalam proses membangun kemandiriannya sebaiknya tidak dimarahi karena saat anak dimarahi, akan tergantung dengan orang lain, takut untuk mencoba hal-hal baru dan anak akan menjadi takut salah padahal kesalahan adalah hal biasa dalam proses belajar.

"Proses membangun kemandirian memang sebagai orangtua harus bersabar, karena semuanya harus berproses anak tidak akan dapat makan dengan bersih dan rapi jika tidak melalui hal yang kotor dulu, semakin sering dilatih maka akan semakin apik,"tutur Siska.

Kuncinya adalah sabar, tidak memaksakan kehendak dan tidak mudah menyalahkan perbuatan anak yang keliru. Jika hal ini diterapkan anak akan dapat perlahan menjadi mandiri dan terarah.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved