Breaking News:

Virus Corona

Seorang Penumpang Pesawat Garuda Positif Covid-19, Dampaknya 90 Orang Harus Jalani Karantina Mandiri

Seorang penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 682 dinyatakan terinfeksi positif virus Coroma.

Isimewa/tribunnews
Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta penuh kerumuman di tengah PSBB. 

BANGKAPOS.COM--Seorang penumpang Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 682 dinyatakan terinfeksi positif virus Coroma.

Tentu saja kondisi ini membuat sekitar 90 penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 682 tersebut  yang tiba di Bandara Domine Edward Sorong diminta melakukan karantina mandiri.

Informasi positifnya seorang penumpang yang positif Covid-19 tersebut disampaikan Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Domine Edward Osok Sorong dr Farida Tariq.

CERITA Direktur Utama Garuda Sewa Pesawat yang Terlalu Mahal, Segini Nilainya

Menurut Domine, kasus tersebut diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kesehatan penumpang.

Dari seluruh penumpang pesawat Garuda Indonesia yang mendarat pada Sabtu (27/6/2020) pukul 06.20 WIT itu, ditemukan dokumen kesehatan salah satu siswa dari rombongan program afirmasi pendidikan menengah (Adem) yang dinyatakan positif corona.

Siswa tersebut diketahui berinisial WH (20) asal Kabupaten Sorong Selatan.

Dokumen itu dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, pada 21 Juni 2020 dari hasil pemeriksaan PCR.

Naikan Harga Tiket, 7 Maskapai Penerbangan Diputuskan Bersalah, Ini Kata Garuda Indonesia

"Dari 43 siswa ini kami periksa satu per satu kelengkapan dokumen tersebut, satu di antaranya positif PCR (polymerase chain reaction) virus corona," kata Farida di Bandara Domine Edward Sorong, Sabtu (27/6/2020).

Farida menduga, lolosnya seorang penumpang yang dinyatakan positif corona itu karena petugas kesehatan di Bandara Soetta kewalahan saat melakukan pemeriksaan.

Meski demikian, pihaknya mengaku sudah langsung melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Bandara Soekarno-Hatta untuk dilakukan penelusuran.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved