Breaking News:

Berita Sungailiat

PT BAA Digugat Soal Bau Busuk, Begini Tanggapan Kuasa Hukum di Pengadilan Negeri Sungailiat

Gugatan class action soal bau busuk menyebabkan polusi udara yang diduga ditimbulkan oleh pabrik ubi kasesa PT Bangka Asindo Agri (PT BAA)

bangkapos.com/Fery Laskari
Suasana sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat, Senin (29/6/2020), perkara class action Kelompok Masyarakat Kenanga Sungailiat Bangka melawan PT BAA.(bangkapos.com/ferylaskari). 

Pada akhirnya kuasa hukum pihak tergugat menyebut gugatan penggugat class action ini tidak jelas atau kabur, apalagi penggugat menuntut adanya ganti rugi materil.

Sedangkan jika memang terbukti pencemaran, maka bukan kerugian materi yang harus dibayarkan.

Arifin memastikan selama ini PT BAA menjalankan operasional setelah mengantongi izin dari pemerintah daerah sehingga tak ada alasan menutup usaha tergugat PT BAA, seperti yang diiginkan pihak penggugat.

Seandainya jika memang harus muncul gugatan dilayangkan oleh penggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), bukan ke PN Sungailiat.

Oleh karenanya PN Sungailiat menurut Arifin tidak berhak mengadili perkara ini, melainkan harus PTUN.

"Pengadilan Negeri Sungailiat tidak berhak, tapi harusnya PTUN," tegas Arifin.

Usai sidang Arifin Joshua Sitorus didampingi rekannya, Herman Sudrajad dari Kantor Otoritas, Kantor Hukum Anthoni R Tampubolon - Arifin Joshua Sitorus Partner, Jakarta menyebut bukti pencemaran udara yang dimaksud pihak penggugat sulit dibuktikan.

Sebaliknya Arifin merasa aneh karena pihak penggugat, ada yang diwakili oleh kalangan pegawai negeri sipil (PNS), status Warga Kenanga.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved