Berita Pangkalpinang

Tanggapi Pembakaran Bendera PDIP, Rudianto Tjen: Mari Kedepankan Dialog

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), Rudianto Tjen mengajak masyarakat khususnya di Babel untuk mengutamakan dialog

Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Rudianto Tjen Wabendum Internal DPP PDI Perjuangan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel), Rudianto Tjen mengajak masyarakat khususnya di Babel untuk mengutamakan dialog atau berdiskusi dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Hal itu disampaikan dalam rangka menanggapi aksi pembakaran bendera PDI-P itu terjadi saat aksi unjuk rasa penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2020) lalu.

Menurut anggota DPR empat periode tersebut, setiap masalah sudah semestinya dibicarakan secara musyawarah sehingga menghasilkan hasil yang mufakat dari kedua belah pihak.

"Sebaiknya dalam hal apapun keadaannya, mari kita terus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan negara ini. Jika terjadi pro kontra mari kita bicarakan bersama secara musyawarah dan mufakat," kata Rudianto Tjen dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Senin (29/06/2020).

Ia tidak ingin bahwa aksi-aksi yang dilakukan oleh masyarakat mengakibatkan perpecahan sehingga merusak tatanan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

"Jangan sampai ada aksi-aksi yang merugikan orang lain atau kelompok lain. Saya pikir ini harus terus kita tegaskan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," imbuh Rudianto Tjen.

Ia mengimbau kepada segenap masyarakat terkhusus di Babel, untuk terus mentaati konstitusi dan Undang-undang (UU) ketika menyuarakan aspirasi kepada pemerintah.

Hal ini dinilai sebagai upaya merawat persatuan yang telah ada.

"Kita mengharapkan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi melalui demontrasi agar dapar menyampaikan aspirasi tersebut sesuai dengan konstitusi dan Undang-undang yang berlaku di negara ini," harap Rudianto Tjen.

Terkait pembakaran bendera berlogo banteng tersebut pun ditanggapi langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri melalui Surat Perintah Harian kepada kader Partai di seluruh Indonesia yang telah ditandatangani pada Kamis (25/6/2020) lalu.

Isinya meminta kader PDI Perjuangan seluruh Indonesia untuk siap siaga namun mengedepankan proses hukum atas pembakaran bendera PDI Perjuangan yang dilakukan saat sekelompok massa melakukan demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

(Bangkapos.com/Rilis/Iwan Satriawan)

Penulis: Iwan S (Wan)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved