Breaking News:

Pencabulan di Bangka Tengah

Terkuak Kasus Pencabulan di Simpangkatis, Apri Singgung Predikat Kabupaten Layak Anak Bangka Tengah

Apri Panzupi mengaku kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Bateng seperti 'gunung es'.

bangkapos.com / Muhammad Rizki
Anggota DPRD Bateng, Apri Panzupi 

Puluhan Anak Bawah Umur Diduga Dicabuli FD

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa di Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah yang tak ingin disebutkan namanya mengetahui anak laki-lakinya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang pemuda berinisial FD (24).

FD tak lain adalah tetanggannya sendiri.

FD bahkan diduga mencabuli puluhan anak bawah umur.

Ia mengatakan baru mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan oleh pelaku saat anaknya bercerita bahwa pencabulan itu terjadi saat sang anak melakukan itikaf di masjid tahun lalu.

Pada saat melakukan itikaf, ia mengatakan anaknya dijemput pelaku yang sedang mabuk kemudian dicekik dan diancam dengan sebilah pisau untuk melayani nafsu bejat si pelaku.

"Anak saya diancam akan dibunuh kalau tidak melayani pelaku, bahkan pelaku juga mengancam akan membunuh adik dan ayah korban jika kemauannnya tidak dituruti, karena takut anak saya terpaksa melakukan apa yang diminta oleh pelaku," ujar orangtua korban, Senin (29/6) kepada awak media.

Ia mengaku mengetahui bukan hanya anaknya saja yang menjadi korban FD, tetapi juga puluhan anak lain.

Menurutnya sebanyak belasan anak yang menjadi korban pencabulan oleh pelaku sudah melaporkan kejadian ini.

Ia juga mengatakan saat ini pelaku sudah mengakui perbuatannya dan sudah ditahan oleh pihak kepolisian Polsek Simpang Katis.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved