Virus Corona di Bangka Belitung

39 Kasus Positif Covid-19 di Babel Tidak Menularkan, Dokter KKP Sebut Perlu Pengkajian dan Analisis

Dari 152 kasus yang terdata di seluruh Babel, ada 39 kasusnya juga tidak menularkan.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tidak terdeteksinya penularan covid-19 dari penderita positif ke orang yang berinteraksi erat dengan penderita tidak hanya terjadi pada kasus Temberan dan Toboali.

Dari 152 kasus yang terdata di seluruh Babel, ada 39 kasusnya juga tidak menularkan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan ini memang perlu pengkajian dan analisa yang cukup.

"Kalau kita mau menganalisis itu kita harus melihat orang, lingkungan dan resiko penularannya seperti apa. Pada intinya covid-19 ini memang ada dan menularkan, proses tracking yang cepat dan tepat perlu ditekankan untuk mengurangi penyebaran itu," kata dr Bangun kepada Bangkapos.com, Selasa (30/06/2020)

dr Bangun menyebutkan ada banyak faktor yang menentukan terpapar covid-19 atau tidak.

"Diagnosis itu banyak pilihan dari swab tenggorokan dan hidung, darah banyak faktor resiko bisa saja faktor pengambilan swabnya tidak tepat, ini butuh dikaji secara serius," jelasnya

Namun menurutnya hasil swab yang dikeluarkan sebenarnya memang sudah terpercaya dan teruji.

"PCR ataupun TCM sudah menggunakan metode yang sama namun cara membacanya saja yang berbeda namun menghasilkan hasil yang sama karena alat swab kita ini sudah teruji oleh kementrian kesehatan," bebernya

Dia menutrkan ada dua alat penguji swab di Babel seperti Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Polymerase Chain Reactio (PCR), PCR juga bisa membaca virus yang sejenis atau masih kelompok covid-19.

"Kalau kita melihat virus itu kita tidak bisa melihat sepotong-sepotong, kita harus benar-benar melihat tipe virusnya seperti apa. Bisa saja yang menyerang itu masih sefamily dengan covid-19 tapi itu kita masih belum tau, ini perlu pengkajian dan anlisa yang lebih lanjut," jelasnya

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved