Virus Corona di Bangka Belitung

Hanya Beberapa Perusahaan Melapor ke DPMPTSP Terkait Pekerja Dirumahkan Sudah Bekerja Kembali

Hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan DPMPTSP secara tertulis terkait pekerja yang dirumahkan sudah dipekerjakan kembali.

Dokumentasi Bangka Pos
Kabid Ketenagakerjaan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti -- 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kabid Ketenagakerjaan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan secara tertulis terkait pekerja yang dirumahkan sudah dipekerjakan kembali.

"Kalau secara tertulis kita belum menemukan namun secara lisan ada beberapa mal yang menyampaikan kepada kami baru sebagian kecil saja pekerja yang dirumahkan kemarin dipanggil kembali untuk bekerja," kata Amrah kepada Bangkapos.com, Selasa (30/06/2020)

Dia menyebutkan hal tersebut disebabkan jam operasional hanya dibatasi untuk 1 shif (8 jam perhari saja)

"Menurut perkiraan kami baru sekitar 5-10 persen dari total jumlah yang dilaporkan, sedangkan pekerja yang di PHK apabila telah diselesaikan baik secara bipartit ataupun mediasi secara otomatis telah berakhir pula hubungan kerjanya," jelasnya

Berdasarkan data yang ada sampai dengan saat ini tersisa lima orang yang masih dalam proses penanganan dari satu mal.

Saat ini Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam hal ini Dinas PM, PTSP dan Naker terus berkomitmen untuk mengupayakan tidak terjadi PHK.

"Kepada pengusaha untuk dengan segala upaya menghindari PHK dengan alasan Covid-19 ini. Masa ini adalah momen dimana kegotong royongan dan saling bahu membahu antara pekerja, pengusaha dan pemerintah untuk bersama menuntaskan dan menyelesikan masa-masa sulit ini," harapnya

Jika pekerja mengalami PHK pada masa ini maka diharapkan agar dapat melakukan upaya-upaya untuk menempuh langkah selanjutnya, dapat melalui wirausaha, mengikuti program Kartu Prakerja atau hal-hal lain yang dapat juga ditanyakan.

"Upaya dari kami dalam waktu dekat akan mengadakan pendataan tentang ketenagakerjaan terhadap perusahaan-perusahaan yang kemarin telah merumahkan. Pendataan dilakukan melalui surat edaran dengan jawaban dapat dilakukan mengisi formulir pendataan, email juga via Whatsapp," jelasnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved