Berita Pangkalpinang

Ketua DPRD Bangka Belitung Sebut BLT Provinsi Ngeri-Ngeri Sedap, Jangan Sampai Tersangkut Hukum

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengatakan, DPRD saat tidak hentinya mengingatkan terkait penyalurkan bantuan sosial

Bangkapos.com/Riki Pratama
Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--DPRD Provinsi Bangka Belitung, saat ini masih menunggu terkait dasar hukum berupa peraturan Gubernur Bangka Belitung yang menyampaikan data-data warga berhak menerima bantuan sosial terdampak Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengatakan, DPRD saat tidak hentinya mengingatkan terkait penyalurkan bantuan sosial harus benar-benar dikaji serta memiliki dasar hukum data penerima bantuan.

"Karena Bansos ini menggunakan uang negara, intinya tidak akan menyalurkan tanpa ada peraturan, yang benar-benar di kaji, biar kita selamat dari persoalan hukum, bikinlah peraturan siapa saja yang berhak menerima sesuai datanya harus lengkap sesuai aturan hukum," kata Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, kepada Bangkapos.com, Selasa (30/6/2020).

Didit juga mencontohkan seperti bantuan langsung tunai dari Kemendes memiliki peraturan sehingga Provinsi Babel juga harus melakukan hal yang sama.

"Bayangkan untuk mendapatkan BLT dari Kementrian Desa ada peraturan Kemendes, tidak tiba-tiba menyalurkan kalau tidak ada dasar hukum, maka silakan berkali sampaikan bikin pergub siapa yang berhak menerima setelah ada dasar hukum penerima ada nama-namanya, baru di SK-kan itu dasar hukum, baru anggarkan. Jangan anggarkan dulu baru programkan. Kita ngeri-ngeri sedap, habis corona ada masalah hukum DPRD dipanggil," ingat Didit.

Selain itu, Didit juga menyampaikan terkait bantuan tersebut bukan hanya aturan yang disiapkan tetapi juga anggaran karena saat ini Pemerintah Provinsi Babel sedang defisit anggaran.

"Kami harapkan ecepat mungkin, namun perlu pertimbangan terkait keuangan, kita defisit anggraan, saat kami rapat dananya harus di cek dahulu," ungkap Didit.

Terkendala Data

Bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19 dari Provinsi Bangka Belitung belum juga disalurkan karena terkendala data penerima yang belum juga rampung hingga saat ini.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan bantuan sosial akan secepatnya diberikan apabila persoalan data penerima bantuan telah sepenuhnya selesai.

Halaman
123
Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved