Berita Pangkalpinang

Psikolog Sebut Perlunya Penanganan Intens Terhadap Korban Pelecehan Seksual agar Tidak Frustasi

Adanya kasus sodomi pada puluhan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Simpangkatis, psikolog sebut perlunya dilakukan penangan intens

Ist/Siska
Biro Psikologi Q-tha sekaligus Dosen Konseling Pendidikan Islam IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramitha. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Adanya kasus sodomi pada puluhan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Simpangkatis, psikolog sebut perlunya dilakukan penangan intens terhadap korban.

Hal ini disampaikan oleh Psikolog sekaligus Dosen Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramita.

Dia mengatakan penanganan terhadap korban memang harus intens dilakukan oleh psikolog untuk mendamping kondisi kejiwaan dan trauma korban.

Menurutnya, setiap individu yang mengalami masalah, terutama yang berhubungan dengan psikologis tentu harus mendapatkan penanganan yang tepat.

"Penanganan yang tepat juga tentunya harus sesuai dengan masing-masing kondisi korban, sehingga penanganannya tidak sama antara satu dengan lainnya," ungkap Siska kepada bangkapos.com, Selasa (30/6/2020).

Memberikan support dan dukungan nyata merupakan satu diantaranya bentuk untuk melindungi keamanan dan memberikan kenyamanan secara psikologis kepada korban.

"Dukungan dari keluarga dan lingkungan secara psikologis bisa meberikan kenyamanan kepada korban, tetapi jika dari psikolog sendiri bisa dilakukan berbagai terapi psikologis," saran Siswa

Dia mengungkapkan, jika tidak tidak ada penanganan dan dukungan yang diberikan oleh orang terdekat, maka korban akan merasa frustasi, bingung, malu, dan lainnya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved