Breaking News:

Berita Sungailiat

Pekerja Seni Sanggar Lawang Budaya Bangka Mulai Beraktivitas Setelah 3 Bulan Terdampak Pandemi

Sempat terkena dampak pandemi covid-19 selama tiga bulan, kinni para pekerja seni mulai bangkit. Sejak beberapa minggu terakhir mulai beraktivitas.

ist / Wanda
Pekerja seni di Sanggar Lawang Budaya Sungailiat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sempat terkena dampak pandemi covid-19 selama tiga bulan, kinni para pekerja seni mulai bangkit.

Sejak beberapa minggu terakhir sudah mulai beraktivitas.

Sepeti yang dirasakan pekerja seni satu ini, Wanda, pemilik sanggar Lawang Budaya Kabupaten Bangka, Sungailiat.

Dia mengaku sejak tiga bulan kemarin dirinya dan tim benar-benar terpuruk tanpa ada job sama sekalai.

"Waktu itu ada beberapa kegiatan yang di rescedule dan sampai sekarang belum jelas kapan akan dimulai lagi, beberapa job bahkan dibatalkan," kata Wanda kepada Bangkapos.com, Rabu (01/07/2020)

Namun, sejak beberapa minggu terakhir para pekerja seni termasuk Wanda sudah mulai menyiapkan kembali beberapa persiapan untuk menyambut kembali event-event yang akan digelar nantinya.

"Kalau seperti kita di sangar lawang budaya anak-anak sudah mulai ada yang latihan lagi, pemain musik juga sudah ada yang kembali nyanyi lagi di kafe-kafe yang sekarang sudah mulai buka lagi," ujarnya

Menurutnya, beberapa minggu ini para pekerja seni sudah mulai bangkit lagi dan melakukan beberapa latihan kembali.

"Kita juga sedih melihat kondisi seperti ini, anak-anak yang latihan kita pastikan untuk menggunakan APD seperti menggunakan face shield, kjtabfidak mau sampai mereka kehilangan hobi mereka," tuturnya

Dia menuturkan, saat ini untuk para penari sudah mulai ada job.

"Kalau untuk anak-anak dewasa karena sifatnya mereka sudah siap tampil mereka bahkan baru-baru ini sudah mulai ada job lagi, WO nya Lawang Budaya juga sudah mulai ada job lagi," ucapnya

"Tapi kalau penyelengaraan event besar kita belum ada rencana untuk itu, masih kita susun dulu," tambahnya

Dia pun berharap, ke depannya para pekerja seni agar lebih dianggap lagi sebagai pekerja seni yang profesional.

"Bukan hanya sekedar hobi, pekerja seni itu merupakan bagian dari roda perekonomian masyarakat juga, kita yang memang bekerja dibidang seni ini tentu sangat terdampam dengan adanya vovid-19 ini," sebutnya (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved