Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

135 CJH KBIH Al Munawaroh Masjid Agung Belum Selesaikan Materi dan Praktek Lapangan Manasik Haji

CJH yang dibimbing KBIH Al Munawaroh Masjid Agung ini akan dipanggil kembali untuk menyelesaikan proses belajar bimbingan haji

bangkapos.com/Edwardi
H Matzen Matyasin, Wakil Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) ALl Munawaroh Masjid Agung Sungailiat untuk persiapan musim haji 1441 H atau 2020 telah melaksanakan beberapa kali kegiatan bimbingan manasik haji kepada 135 orang calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Bangka.

"Saat ini masih ada 4 materi dan praktek lapangan bimbingan manasik haji masih tertunda setelah adanya wabah pandemi Covid-19 yang tidak membolehkan kegiatan berkerumun atau mengumpulkan massa dalam jumlah banyak sehingga ditunda sampai saat ini," kata H Matzen Matyasin, Wakil Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Sungailiat, Kamis (02/07/2020).

Diakuinya seandainya pemerintah belum memutuskan tidak memberangkatkan CJH Indonesia tahun 2020 ini, maka para CJH yang dibimbing KBIH Al Munawaroh Masjid Agung ini akan dipanggil kembali untuk menyelesaikan proses belajar bimbingan haji dan praktek lapangan yang belum dikerjakan .

"Tetapi Pemerintah RI sudah menyampaikan tidak jadi memberangkatkan CJH tahun 2020 ini, maka kita belum tau bagaimana selanjutnya," ujar H Matzen.

Pihaknya sudah menyampaikan keputusan pemerintah ini kepada para jamaah KBIH melalui WA Group , intinya mereka bisa menerima dan memahami keputusan pemerintah ini karena kondisi bencana nonalam wabah pandemi Covid-19 ini.

"Kalau wabah Covid-19 ini tidak juga menurun tentunya sangat membahayakan kesehatan para CJH. Sebab kita dalam melaksanakan ibadah haji ini memerlukan keamanan, kenyamanan dan keselamatan. Bilapun dipaksakan berangkat dalam kondisi sekarang ini sudah dipastikan suasananya tidak akan nyaman. Di Indonesia saja sudah tidak nyaman apalagi saat disana berkumpul dengan jutaan jamaah haji dari berbagai negara di dunia tentunya lebih tidak nyaman dan penuh perasaan was-was," imbuh H Matzen.

(Bangkapada.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved