Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jangan Minta ke Orangtua Siswa, Sekolah Bisa Gunakan BOS APBN Beli Fasilitas Protokol Kesehatan

Kepala Dinas Pendidikan Pangkalpinang menegaskan pihak sekolah tidak boleh memungut uang dana dari masyarakat. Apalagi sifatnya wajib menyumbang.

Bangkapos/irakurniati
Plt. Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meski belum ada kepastian mengenai kegiatan belajar mengajar secara normal di sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang sudah mempersiapkan skema untuk memulai tahun ajaran baru tersebut di era menuju tatanan normal baru atau new normal.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan sekolah-sekolah diminta mempersiapkan segala fasilitas yang mendukung protokol kesehatan.

Seperti instalasi cuci tangan umum maupun hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh.

Eddy menuturkan, pihak sekolah menyediakan fasilitas tersebut dengan memaksimalkan rasio sekolah.

"Jadi nanti jangan sampai siswanya 300 orang, fasilitasi cuci tangannya cuma satu atau dua unit, jangan seperti itu. Maksimalkan rasio dengan keperluannya," pungkas Eddy, Kamis (2/7/2020).

Dia mengatakan, untuk melengkapi fasilitas Covid-19 itu, pihak sekolah dapat menggunakan Dana BOS APBN (bantuan operasional sekolah anggaran pendapatan dan belanja negara).

Eddy menegaskan, pihak sekolah tidak boleh memungut uang dana dari masyarakat.

Apalagi sifatnya wajib menyumbang.

"Dana BOS itu dimanfaatkan. Sudah bisa dipakai untuk fasilitas Covid-19 karena kegiatan belajar mengajar selama ini kan di rumah , dana tersebut manfaatkan lah untuk melengkapi fasilitas itu," tuturnya.

(Bangkapos.com/Irakurniati)

Penulis:
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved