Breaking News:

Surat Rapid Test Palsu

Nomor Laboratorium Dokumen Rapid Test Sama, Terkuak Praktik Nakal Penumpang di Tanjungkalian Muntok

Satgas Angla dan GTPPC Bangka Barat menemukan kesamaan surat hasil tes Imunoserologi (Rapid Test).

ISTIMEWA
Enam orang penumpang dari pelabuhan Tanjung Api Api, diamankan tim verifikasi Angkutan Laut (Angla) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid 19 (GTPPC) Bangka Barat ist GTPPC Babar 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus dugaan pemalsuan dokumen rapid test enam warga Ogan Ilir (OI) terkuak, berawal dari temuan Satgas Angla dan GTPPC Bangka Barat terkait adanya kesamaan surat hasil tes Imunoserologi (Rapid Test).

Dalam surat Rapid Test yang diduga palsu tersebut tercantum nama, Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr Mohammad Hoesin Palembang.

Setelah diintrogasi, keenam penumpang tersebut ternyata tidak pernah melakukan proses pengambilan sampel darah rapid test di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang.

"Saat dilakukan verifikasi, tim mencurigai surat hasil tes imunoserologi milik RD dan kawan kawan yang dikeluarkan RSUP Mohammad Hoesin. Nomor pasien dan laboratorium pada enam dokumen tersebut sama," ujar Kapolres Bangka Barat AKBP fedriansah dalam konfrensi Pers, Kamis (2/7/2020) sore.

Konfrensi Pers Kasus dugaan pemalsuan surat rapid test yang melibatkan enam warga Ogan Ilir (OI) Palembang Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2020) di Mapolres Bangka Barat.
Konfrensi Pers Kasus dugaan pemalsuan surat rapid test yang melibatkan enam warga Ogan Ilir (OI) Palembang Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2020) di Mapolres Bangka Barat. (Bangkapos.com/Anthoni)

Kasus dugaan pemalsuan surat rapid test yang melibatkan enam warga Ogan Ilir (OI) Palembang Sumatera Selatan berbuntut panjang.

Kamis (2/7/2020) siang, Satgas Angkutan Laut (Angla) dan GTPPC Bangka Barat menggelar konfrensi pers terkait temuan surat rapid test palsu.

Enam penumpang asal OI dihadirkan dalam konfrensi Pers di gedung Catur Prasetya Pores Bangka Barat, Kamis (2/7/2020).

Mereka adalah, RD (30), EF (30), AX (36), IH (29), SL (43) dan AS (28).

Konfrensi pers dihadiri Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, Sekretaris GTPPC Sidarta Gautama, Dandim 0431 Letkol Agung, Danpos TNI Al Kapten Yuli, Kasi Pidum Arga dan Kordinator Wilayah Kerja KKP Muntok Ono Mardiono.

"Berkaitan adanya kejadian kami dari gugus tugas mendapati enam orang yang masuk ke wilayah Bangka Barat dengan kapal Ferry dengan cara menggunakan surat rapid test yang diduga palsu. Hari Rabu kemarin pukul 18.30 WIB di pelabuhan Tanjungkalian Muntok telah diamankan enam orang laki laki," ungkap Kapolres mengawali konfrensi pers, Kamis (2/7/2020) sore.

Halaman
123
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved