Breaking News:

Berita Kriminalitas

Wabup Bangka Selatan Ajak Masyarakat Bijak Manfaatkan Medsos, Bukan Untuk Sebarkan Berita Bohong

Riza Herdavid menyesalkan adanya warga di Kabupaten Bangka Selatan yang sengaja menciptakan cerita bohong dan membuat masyarakat lainnya terganggu.

Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Mencuatnya informasi palsu di media sosial di wilayah Kabupaten Bangka Selatan, Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengajak seluruh masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial (medsos).

Riza Herdavid menyesalkan adanya warga di Kabupaten Bangka Selatan yang sengaja menciptakan cerita bohong dan membuat masyarakat lainnya terganggu.

"Mengenai kasus Pakde Nasamsumarno ini, saya berharap tidak lagi terjadi karena kasihan masyarakat yang ricuh karena ada isu-isu yang mengganggu, namun direkayasa," sesal Riza saat dikonfirmasi Bangkapos.com pada Kamis, (2/7/2020).

Tak hanya itu, Riza Herdavid juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak langsung mengirimkan atau meneruskan informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial ke khalayak umum.

"Kita tentunya berharap agar sebelum berita ataupun informasi diteruskan kepada yang lainnya untuk lebih dulu memastikan kebenarannya sehingga tidak ada yang dirugikan," ingat Riza.

Dengan adanya cek dan ricek di masyarakat sebagai pengguna media sosial tentunya berita-berita palsu atau bohong tidak cepat berseliweran dan kerisauan juga dapat dihindari. 

Si Kakek Sudah Berkali-Kali Buat Berita Bohong

Kepala Desa Rias, A Gani Saprin menegaskan jika berita rekayasa yang dilakukan oleh Nasamsumarno (57) pada Rabu, (1/7/2020) lalu bukanlah kasus pertama namun sudah kesekian kalinya.

Dihubungi pada Kamis, (2/7/2020) A Gani menyatakan jika kakek yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling ini memang sudah beberapa kali menciptakan berita bohong mengenai dirinya yang disakiti.

"Sebut saja beberapa tahun belakangan, kakek ini pernah mengakui jika dirinya pernah dirampok oleh orang tak dikenal, namun ternyata berita itu adalah berita palsu," ungkap Gani kepada bangkapos.com.

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved