Breaking News:

SEBELUM Pap Smear Tidak Boleh Lakukan Hal-hal Ini

Pap smear adalah prosedur pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk melihat ada tidaknya kelainan di sel-sel mulut rahim

(Shutterstock)
Ilustrasi pap smear.(Shutterstock) 

BANGKAPOS.COM - Pap smear adalah prosedur pemeriksaan laboratorium yang dilakukan untuk melihat ada tidaknya kelainan di sel-sel mulut rahim yang dapat mengarah kepada penyakit kanker mulut rahim atau kanker serviks.

Pap smear idealnya dilakukan secara berkala. Menurut Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan, Dr. Valencia Astri Yuwono, B.Med. Sc, Sp.OG, bagi perempuan berusia 21-29 tahun, pap smear dianjurkan tiga tahun sekali.

Hasil pap smear menentukan tindakan selanjutnya, termasuk berapa kali pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan.

Lalu, apa hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum menjalani pemeriksaan pap smear?

Valencia menjelaskan, pap smear dilakukan untuk mengambil sel-sel mulut rahim yang sudah terkelupas.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan melakukan tindakan yang dapat menghilangkan sel-sel yang terkelupas tersebut.

"Contohnya berhubungan seks. Kalau terkena gesekan penis atau cairan ejakulasi otomatis terbuang."

Hal itu diungkapkan oleh Valencia dalam IG Live bersama Eka Hospital BSD, Jumat (3/7/2020).

Selain itu, pasien juga tidak boleh dalam masa menstruasi dan bebas dari darah haid. Hindari pula melakukan douching atau pembersihan vagina hingga ke dalam karena itu juga akan mengeluarkan lendir di dalam vagina.

Halaman
12
Editor: ediyusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved