Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Sembilan Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan Adalah Kasus Impor dari Luar Daerah

Ada 1 pasien yang meninggal dunia pada Maret 2020 lalu sedangkan 8 pasien lainnya dinyatakan sembuh.

bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Saat ini di Kabupaten Bangka Selatan tak lagi ada kasus penyebaran Corona Virus Disease atau kerap disebut Covid-19.

Menurut data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi menunjukkan di Kabupaten Bangka Selatan telah ada sebanyak 9 kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19.

Dari ke-9 data yang disamapaikan oleh Diskominfo Kabupaten Bangka Selatan, ada 1 pasien yang meninggal dunia pada Maret 2020 lalu sedangkan 8 pasien lainnya dinyatakan sembuh.

Mengenai Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Bangka Selatan diakui oleh Supriyadi selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan bukanlah kasus yang murni tersebar di dalam wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

"Pada dasarnya penyebaran yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Bangka Selatan itu bukanlah karena virus menyebar dari wilayah kita namun didapat dari luar daerah," ujar Supriyadi kepada bangkapos.com pada Sabtu, (4/7/2020).

Menurut Supriyadi yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan yang menyatakan jika kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan merupakan virus impor yang berasal dari luar Basel.

Sebut saja kasus pertama yang terjadi di Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi mengakui jika Mendiang Pdt. Daniel terpapar Covid-19 setelah melakukan reuni di DKI Jakarta bersama istrinya.

"Istri mendiang Pak Daniel kan juga positif, tetapi sembuh sementara anak cucunya bebas dari Covid-19 sehingga jelas virus ini berasal dari luar," imbuhnya.

Supriyadi kembali memberikan contoh beberapa pasien yang sempat dirawat di Balai Karantina Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 melalui swab seperti misalnya pegawai Kapal Keruk milik PT Timah dan beberapa pasien lainnya yang berasal dari Jawa Timur.

"Di kita (Bangka Selatan -red) kasus yang terjadi itu merupakan bawaan dari luar daerah dan kesemuanya Alhamdulillah dinyatakan sembuh, sehingga kita berharap upaya untuk mencegah Covid-19 senakin baik," bebernya.

Supriyadi juga tak lupa mengingatkan agar semua masyarakat Kabupaten Bangka Selatan untuk tetap waspada dan pandai-pandai untuk menempatkan diri.

"Jika ada masyarakat Kabupaten Bangka Selatan yang baru pulang ke Kabupaten Bangka Selatan, kami minta untuk tetap menjaga diri dan lebih dulu menunda untuk bersosialisasi dan menerapkan karantina sehingga tak ada lagi kasus baru," harapnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved