Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sosok Habib, Sebelum Jadi MC Hits di Babel Pernah Jadi Badut Ultah

Dia mengungkapkan setelah selesai kuliah, waktu pertama kali mendapatkan tawaran MC pada 2013, dirinya pernah dibayar Rp50 ribu.

ist/habib
Habibullah 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Habibullah atau yang biasa dikenal dengan Habibsubassa merupakan satu diantar MC atau pembawa acara hits di Bangka Belitung.

Pria kelahiran Paya Benua, 5 november 1989 ini mengawali karirnya dari hobi dan ikut terinspirasi dari kakak tingkatnya semasa kuliah.

"Dari dulu saya orangnya memang suka tebar pesona gitu, suka ngomong sambil lihat ekpresi muka di depan kaca, dan hobi nyanyi juga. Waktu itu juga ketika masuk kuliah 2008 lihat kakak tingkat di kampus sering bawa acara penampilannya rapi, suara bagus, dan dilihat banyak orang dari situ saya ikut terinspirasi juga untuk belajar dan mencoba," Ujar Habib kepada bangkapos.com, Minggu (5/7/2020).

Dia mengungkapkan setelah selesai kuliah, waktu pertama kali mendapatkan tawaran MC pada 2013 dirinya pernah dibayar Rp50 ribu.

"Waktu dapet job pertama pada acara ulang tahun anak-anak dibayar Rp 50 ribu rasanya bahagia luar biasa . Ditambah lagi karena memang basicnya acara anak dan juga suka lihat anak-anak," ucapnya.

"Sebelum jadi MC dulu saya pernah jadi badut di acara ultah anak-anak, dari situ saya belajar dengan MC-MC yang bertugas," tambahnya.

Diakuinya mulai dari tahun 2017, dia sudah mengisi berbagai event yang diselenggarakan dan merasa bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT.

"Dulunya masih MC di acara ulang tahun, tetapi sejak tahun 2017 ini saya sudah mulai mengisi berbagai kegiatan besar, dan juga MC pernikahan. Alhamdulilah untuk job seminggu sekali pasti ada dan untuk bayaran juga saat ini paling alhamdulilah paling kecil 1 juta," tutur Habib.

Diakuinya, menjalani profesi sebagai pembawa acara atau MC ini memiliki suka dan duka.

"Sukanya yaitu banyak relasi, banyak teman dan bisa mengenal banyak orang termasuk para pejabat-pejabat. Sementara untuk dukanya yaitu orang sering berpikir negatif tentang pekerjaan kita terutama misalnya ketika kita ngisi acara yang banyak orangnya sambil joget-joget dan lainnya. Kadang juga merasa sedih tetapi sebenarnya ini semua semata-mata kita jalani sesuai intruksi yang ada," ucapnya.

Dikatakan Habib, dirinya tak pernah menyangka bisa sampai ke tahap ini, terutama bisa dikenal orang besar dan banyak orang.

"Intinya terus berusaha, selama ada kemauan pasti disitu ada jalannya, jangan dak kawa nyusah," prinsipnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved