Breaking News:

Berita Pangkalpinang

500 Calon Siswa SMP di Pangkalpinang Belum Terdistribusi, Dindikbud Siap Sebarkan Secara Merata

Sekitar 4.000 calon siswa SD sudah terdistribusikan ke seluruh sekolah negeri di Pangkalpinang, sedangkan yang SMP baru 3.500 yang terdistribusi

Bangkapos/irakurniati
Plt. Kepala Dindikbud Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang sudah mengesahkan pengumuman PPDB (penerimaan peserta didik baru) SD dan SMP di Kota Pangkalpinang, Senin (6/7/2020) hari ini.

Calon siswa SD sekitar 4.000 siswa sudah terdistribusi merata ke seluruh sekolah negeri.

Sedangkan SMP dari keseluruhan pendaftar sekitar 4000, baru sekitar 3.500 yang terdistribusi.

Sisanya akan segera didistribusikan melalui kebijakan dari dinas. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi.

Dia mengatakan, pendistribusian siswa SMP akan disesuaikan satu per satu melihat kasus yang dialami calon siswa.

Misalnya, karena terkair zonasi ataupun berkas-berkas yang tercecer. Eddy menyebut, kekurangan yang menjadikan siswa tidak terdistribusi akan diakomodir dan disebarkan secara merata mulai besok.

"Kalau SD semuanya sudah clear. Terdistribusi semua, tinggal kita urus yang SMP cocokkan kasusnya dan akan kami jamin pendistribusiannya. Mungkin bagi zonasinya dekat tapi belum tertampung, akan kami sesuaikan lagi dan tentukan kebijakan," kata Eddy, Senin (6/7/2020).

Dia menuturkan, siswa yang diterima di sekolah-sekolah pilihan satu ataupun dua tersebut, sudah terverifikasi secara sistematis melalui komputer.

Itu lah ada sebagian siswa yang lolos maupun belum karena sistem memproses secara otomatis.

Eddy mengatakan, siswa yang belum terdistribusikan akan disebarkan melalui kebijakan dari dinas pendidikan, yang dilihat dari jarak zonasi maupun beberapa penunjang lainnya, seperti prestasi maupun usia.

"Orang tua jangan khawatir, kami akan jamin semuanya bersekolah. Tidak ada anak yang tidak diterima sekolah. Kami distribusikan merata, tapi mohon sabar. Ada proses yang dilakukan menyesuaikan kasus siswa tersebut apakah karena zonasi atau jalur prestasi. Kita sesuaikan itu," pungkasnya.

Dia menyebut, dengan adanya siswa yang belum terdistribusi, bisa saja dinas pendidikan menambah jumlah siswa dalam satu rombel maupun membula rombel baru.

Kebijakan tersebur disesuaikan juga dengan standar pendidikan. Saat ini menurut dia, daya tampung siswa SD sudah sesuai dengan standar yakni 32 siswa per kelas dan untuk SMP akan diatur lagi besok mengenai pendistribusian.

"Bagi yang ingin komplain silahkan sampaikan. Kami akan bantu mengakomodirnya. Terbuka lebar untuk orang tua yang ingin menyampaikan keluhannya. Kami akan buka terus layanan pengaduan sampai tidak ada lagi komplain terkait penerimaan siswa ini," kata Eddy.

(Bangkapos.com/Irakurniati)

Penulis:
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved