Breaking News:

Berita Sungailiat

Ahli Kedua Bakal Hadir di Sidang Tambang Timah Ilegal, Apin Kembang Dipastikan Masih di Rutan Polres

Sidang pekan sebelumnya seorang ahli (saksi) telah memberikan keterangan. Sidang selanjutnya, ahli kedua yang bakal menyampaikan pendapat.

Bangkapos.com/Fery Laskari
Ilustrasi : Suasana persidangan di PN Sungailiat, Kamis (14/2/2020) lalu. 

"Masih (dalam ruang tahanan -red), kan dicek setiap saat (oleh petugas jaga ruang tahanan -red)," tegas Kapolres

Sebelumnya disebutkan, Heris Sunandar telah dijatuhi vonis pidana tiga tahun penjara karena dianggap terbukti menambang timah secara ilegal di hutan produksi (HP) Desa Cit Kecamatan Riausilip Bangka, Tahun 2018 lalu.

Ia ditangkap oleh Tim Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Tapi rupanya kasus itu berlanjut, walau Heris Sunandar dianggap "pasang badan" mengakui tambang ilegal itu miliknya, Tim KLHK RI tetap menaikan perkara itu, pada pelaku lainnya, yaitu Handrian alias Apin Kembang. Karena Apin Kembang diduga "cukong" tambang ini. Tahun 2020, Apin Kembang pun dijadikan tersangka dan kini ia sedang diadili di Pengadilan Sungailiat Bangka.

Sementara itu dalam dakwaan JPU Kejari Bangka di persidangan terbuka untuk umum beberapa apekan lalu disebutkan, Apin Kembang diduga secara sengaja mendanai pembalakan liar dan atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah, secara langsung atau tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf d Undang-Undang UU RI Nomor 18 Tahun 2013.

Pada pasal itu berbunyi setiap orang dilarang mendanai pembalakan liar dan atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah secara langsung atau tidak kangsung. Terdakwa Apin Kembang juga didakwa JPU mengunakan Pasal 94 Ayat (1) huruf c Jo Pasal 19 huruf d Undang-Undang (UU) RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan perusakan hutan. Selain itu Apin Kembang juga didakwa menggunakan Pasal 89 Ayat 1 huruf a Jo Pasal 17 Ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2018 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP ke 1 KUHP.

Terdakwa Apin Kembang bahkan diduga melakukan penambangan timah secara ilegal di hutan produksi bersama Terpidana Heris Sunandar, pada waktu tempat yang telah disebutkan tadi. Sehingga dalam dakwaan JPU juga diuraikan Pasal 98 Ayat 1 jo Pasal 19 huruf b UU RI Nomor 18Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. (bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved