Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kepala DP3ACSKB Babel Ungkap Pornografi Lebih Ganas dari Corona

Kecanduan konten pornografi dinilai sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi pola tingkah laku anak.

Bangkapos.com/Ramandha
Kepala DP3ACSKB, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Susanti 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Di tengah kondisi pandemi Corona (Covid-19) saat ini membuat para siswa lebih banyak melakukan aktivitas di rumah. Termasuk melakukan aktivitas pembelajaran yang kini dilaksanakan melalui metode daring (online).

Dengan kondisi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengedalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB), Provinsi Bangka Belitung (Babel), Susanti menyarankan agar orangtua dapat proaktif mengawasi sang anak saat belajar.

Susanti menuturkan para orangtua agar jangan hanya berfokus mengawasi anak dari Covid-19, melainkan juga dapat lebih intens memonitori sang anak saat melaksanakan proses belajar melalui daring.

"Kita takutkan kemungkinan munculnya situs-situs yang bermuatan negatif seperti konten pornografi menghampiri sang anak. Maka itu, harus dilihat aktivitas daring mereka," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (6/7/2020).

Dia juga menganggap terpapar pornografi lebih berbahaya dari Covid-19. Kecanduan konten pornografi dinilai sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi pola tingkah laku anak.

Disamping itu kerusakan sel otak ketika kecanduan pornografi juga sangat membahayakan bagi masa depan anak bersangkutan dibandingkan Corona.

Satu di antara psikolog dan pemerhati anak, Elly Risman pernah mengungkapkan sesuai penelitian apabila seorang anak tercandu pornografi, 4 sampai 5 persen otak depan sang anak akan rusak.

"Lebih ganas pornografi. Kalau Corona bisa sembuh. Kalau otak depannya rusak, dia tidak bisa lagi membedakan dirinya. Kalau sudah rusak sulit untuk sembuh," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved