Breaking News:

Advertorial

Markus: Pandemi Corona Bikin Bawaslu Awasi Pilkada dengan Cara Tak Biasa

Bupati Bangka Barat (Babar) Markus SH menyampaikan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat harus melakukan berbagai penyesuaian

Markus: Pandemi Corona Bikin Bawaslu Awasi Pilkada dengan Cara Tak Biasa - diskominfo-bangka-barat-1.jpg
ist
Bupati Markus didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial M. Soleh berfoto bersama Ketua Bawaslu beserta jajaran usai penandatanganan kerja sama, Senin 6 Juli 2020.
Markus: Pandemi Corona Bikin Bawaslu Awasi Pilkada dengan Cara Tak Biasa - diskominfo-bangka-barat-2.jpg
ist
Foto bersama usai penandatanganan PKS di OR 1 Setda Bangka Barat, Senin pagi.
Markus: Pandemi Corona Bikin Bawaslu Awasi Pilkada dengan Cara Tak Biasa - diskominfo-bangka-barat-3.jpg
ist
Bupati Markus menyaksikan penandatanganan PKS oleh para camat dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangka Barat.

BANGKAPOS.COM- Bupati Bangka Barat (Babar) Markus SH menyampaikan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat harus melakukan berbagai penyesuaian dalam mengawasi penyelenggaraan tahapan Pilkada serentak 2020 di daerah itu.

Demikian disampaikan Markus dalam sambutan saat penandatanganan kerja sama peningkatan peran fungsi dan tanggungjawab antara Bawaslu dengan Pemkab Bangka Barat dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat 2020 bertempat di OR 1 Setda, Senin (6/7) pagi.

"Karena ada pandemi covid-19 maka Bawaslu mau tidak mau harus melakukan persiapan menghadapi pengawasan Pilkada dalam situasi yang
tak biasa seperti teknis pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesaian
sengketa, kesediaan pelapor dan terlapor untuk hadir dalam klarifikasi yang berbeda dari biasanya karena harus disertai penerapan protokol kesehatan yang optimal," kata Markus.

Sementara terkait pelaksanaan kerja sama yang dilakukan pihak Pemkab Babar dengan Bawaslu, sebut Markus, yakni soal pertukaran data dan informasi sesuai perundangan yang berlaku serta pelaksanaan sosialisasi bersama demi terwujudnya Pilkada berkualitas di bumi sejiran setason.

Ketua Bawaslu Bangka Barat Rio Febri Fahlevi berpandangan penandatanganan kerja sama ini menjadi sebuah keniscayaan guna mengawal dan menyukseskan jalannya Pilkada pada 9 Desember mendatang.

"Kita bertanggung jawab menyukseskan Pilkada bukan hanya soal terpilihnya
seorang pemimpin tapi bagaimana menjadikan Pilakada ini berkualitas,"
imbuhnya.

Rio lantas mengajak para PNS untuk mengedepankan netralitas dalam gelaran Pilkada mendatang.

"Mari kita rasional menempatkan diri karena dalam Undang-undang No. 1
tahun 2015 menyatakan, ASN/PNS dilarang ikut berkampanye, berfoto serta menunjukan simbol Paslon atau Parpol tertentu. Bahkan kalau yang menggunakan Medsos dilarang ngelike, apalagi dishare lebih bahaya lagi," pungkasnya. (*)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved