Alasan Kenapa Pengemudi Mobil dan Motor Harus Waspada Saat Bertemu Rombongan Pesepeda

Agar para pesepeda mengetahui keberadaan kendaraan bermotor di sekitarnya, pengemudi wajib memberikan tanda.

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Ilustrasi bersepeda (foto diambil sebelum masa pandemi Covid-19) 

BANGKAPOS.COM – Kondisi jalan saat ini tak hanya didominasi kendaraan bermotor seperti mobil dan motor saja.

Belakangan bersepeda juga tengah menjadi tren di kalangan warga ibu kota.

Tidak hanya saat akhir pekan, tren bersepeda juga mulai ramai saat hari kerja.

Para pengemudi mobil dan motor pun harus bersikap ekstra waspada saat menemui rombongan pesepeda.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC), mengatakan, saat berada di jalan yang sama, para pesepeda rawan senggolan dengan mobil dan motor.

“Jadi pengemudi harus waspada bila melihat di depan kita ada pesepeda, terutama yang konvoi,” ucap Marcell kepada Kompas.com (7/7/2020).

Menurut Marcell, sepeda umumnya tidak memiliki kaca spion sehingga pesepeda kurang antisipatif dengan keadaan dari belakang.

Apalagi saat melaju di jalan, sepeda kerap bergoyang ke kanan dan kiri, tidak konstan lurus di jalurnya.

“Saat menggowes, sepeda biasanya wiggle sehingga bisa memakan jalan kita,” kata Marcell.

Agar para pesepeda mengetahui keberadaan kendaraan bermotor di sekitarnya, pengemudi wajib memberikan tanda.

Salah satunya dengan membunyikan klakson, namun harus dari jarak agak jauh supaya para pesepeda tidak kaget.

“Jadi pastikan beritahukan keberadaan kita dengan klakson dan perlambat kendaraan kita agar lebih mudah dalam bermanuver,” tuturnya. (Kompas.com/ Dio Dananjaya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rawan Senggolan, Mobil dan Motor Harus Waspada Saat Bertemu Rombongan Sepeda

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved