Peristiwa Warga Diserang Buaya di Bangka Belitung Puluhan Kasus dan Belasan Orang Tewas

Peristiwa Warga Diserang Buaya di Bangka Belitung Puluhan Kasus dan Belasan Orang Tewas

Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Buaya yang ditangkap warga Dusun Pangkal Raya, Kecamatan Sungai Selan. Sabtu (4/1/2020). 

Peristiwa Warga Diserang Buaya di Bangka Belitung Puluhan Kasus dan Belasan Orang Tewas

BANGKAPOS.COM,BANGKA--  Belakangan ini, peristiwa warga diterkam buaya kembali terjadi di sejumlah wilayah di Bangka Belitung.

Sejak Januari hingga, Juli 2020 tercatat ada 4 kasus warga yang bersingungan dengan mamalia berdarah dingin ini.

Mulai dari kemunculan buaya yang menghebohkan hingga warga yang menjadi korban diterkam buaya.

Menurut catatan Yayasan Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung sejak 2016 sampai Juni 2019 lalu ada 32 kasus konflik buaya dengan manusia di Bangka Belitung.

Jumlah tersebut, kemungkinan akan terus bertamabh seiring waktu dan semakin rusaknya habitat buaya akibat aktivitas tambang liar di daerah rawa-rawa dan sungai kecil.

Pendataan bersama pihak BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) Babel menghasilkan fakta, sebanyak 71 ekor buaya yang ditemukan warga dalam kurun waktu tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Yayasan Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung, Langka Sani, beberapa waktu.

"Serta penyerangan buaya mengakibatkan kematian 12 orang dan sekitar 20 orang mengalami luka- luka, dari 2016 sampai 2019. Penemuan buaya oleh warga itu dilaporkan ke BKSDA dan Alobi, mungkin di luar itu lebih banyak," jelas Langka dikutip dari bangkapos.com.

Yang terbaru konflik buaya dengan manusia terjadi di Desa Pangkal Raya Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Halaman
1234
Penulis: Zulkodri (CC)
Editor: Zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved