Breaking News:

VIDEO: Lapas Perempuan Persiapkan Buka Kembali Jam Kunjungan

Meja kayu panjang berukuran 1 meter terdapat enam buah sudah tersusun lengkap dengan kursinya, tak lupa pula mika pembatas di atas meja ...

BANGKAPOS.COM BANGKA-- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Nebi Viarleni mengatakan dalam penyambutan penerapan new normal pihaknya akan membuka kembali jam kunjungan kepada keluarga warga binaan dengan menerapkan protokol covid-19 dengan baik.

"Jadi keluarga yang datang nanti akan diberlakukan protokol kesehatan dicek suhu tubuhnya, mencuci tangan, akan kita lakukan penyemprotan disinfektan didepan, lalu ketika masuk pun akan ada batasan antara warga binaan dan pihak keluarga," kata Nebi kepada Bangkapos.com, Rabu (8/7/2020).

Dia menyebutkan, hingga saat ini belum ada ketentuan dari pusat kapan pembukaan jam besuk keluarga itu akan dibuka kembali.

"Kita tetap menunggu keputusan dari pusat kapan akan dibukanya, namun segala persiapan mulai dari pertama kali masuk sampai keluar kembali sudah kita persiapkan semuanya," sebutnya

Meja kayu panjang berukuran 1 meter terdapat enam buah sudah tersusun lengkap dengan kursinya, tak lupa pula mika pembatas di atas meja agar ada batasan antara warga binaan dan pihak keluarga nantinya.

"Sudah kita persiapakan dari sekarang seperti meja ini memang kita buatkan khusus lengkap dengan mikanya untuk menyambut buka kembali jam kunjungan nanti, jadi warga binaan tanpa bersentuhan dengan pihak keluarga," ujarnya

Dia juga menuturkan, nantinya jam kunjungan keluarga warga binaan akan dibatasi selama 30 menit saja.

"Jadi yang datang juga akan kita atur jam-jam nya menghindari terjadinya penumpukan, karena kan pasti dari pihak keluarga setiap harinya selalu ramai ingin berkunjung jadi kita atur dan kita batasi waktunya 30 menit," tuturnya

Dia menyebutkan, hingga saat ini warga binaan masih terus berkomunikasi dengan pihak keluarga melalui video call yang disediakan oleh Lapas.

"Kita juga sedih sebenarnya melihat mereka tidak bisa bertemu dengan keluarga, tapi ya mau gimana lagi kita harus lebih ketat karena kalau satu saja terpapar sudah pasti semuanya juga akan dengan sangat mudah terpapar maka dari itu satu-satunya jalan memang kebijakan Menteri Hukum dan HAM membatasi kunjungan sementara dulu," jelasnya.  (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved