Breaking News:

Berita Bangka Barat

Ketum APTIN Tanggapi Verifikasi Perizinan dan Pemasangan Plang di Tambak Udang PT Hoki Desa Rambat

Hidayat Arsani menanggapi verifikasi perizinan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bangka Belitung, ke tambak udang PT Hoki Alam Semesta Jaya

Bangka Pos / Anthoni Ramli
Ketua Umum (Ketum) Aliansi Petani Tambak Indonesia (APTIN) Hidayat Arsani saat audiensiu polemik soal perizinan tambak udang yang ada di Bangka Barat, Rabu (1/7/2020) lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Umum (Ketum) Aliansi Petani Tambak Indonesia (APTIN) Hidayat Arsani, bereaksi menanggapi verifikasi perizinan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bangka Belitung, ke tambak udang PT Hoki Alam Semesta Jaya, Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, beberapa waktu lalu.

Sebab dalam verifikasi tersebut pihak DLH provinsi juga memasang plang bertulis " Area ini dalam proses penegakan hukum lingkungan Hidup atas pelanggaran terhadap peraturan perundang udangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan atau perizinan lingkungan hidup "

Pemasangan plang tersebut dinilai Hidayat Arsani, sebagai tindakan diktator terhadap suatu investasi.

Justru, harusnya kata Hidayat, pihak-pihak terkait mengedepankan langkah pembinaan.

Menurut Mantan Wakil Gubernur Babel teraebut, PT Hoki Alam Semesta, merupakan satu dari 14 perusahaan tambak udang yang perizinannya sudah lengkap.

Tinggal proses pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) saja.

" Pemasangan plang itu sama dengan upaya diktator, bukan upaya pembinaan. Harusnya mereka dibina bukan sebaliknya justru ditakut takuti. Izin mereka kan sudah lengkap, IPAL mereka juga masih dalam proses, dan tidak ada korban mati akibat IPAL itukan," kata Hidayat melalui sambungan telepon, Sabtu (11/7/2020). (bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved