Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dilarang Polisi, Pemilik Motor Berknalpot Racing Jangan Beli BBM di SPBU Ini

Imbauan itu ditulis di spanduk, yang bertuliskan SPBU ini tidak melayani motor dengan Knalpot Racing atau Brong.

Bangkapos.com/Yuranda
SPBU 24.331.102 di Jalan Ahmad Yani, Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang, pasang sepanduk imbauan SPBU tidak melayani motor menggunakan knalpot racing, Senin (13/7/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- SPBU 24.331.102 di Jalan Ahmad Yani, Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang, menyambut baik imbauan dari pihak Satlantas Polres Pangkalpinang, yang meminta tidak melayani kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing.

Imbauan itu ditulis di spanduk, yang bertuliskan SPBU ini tidak melayani motor dengan Knalpot Racing atau Brong.

Menurut pengelola SPBU 24.331.102 di Jalan Ahmad Yani, Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang, Cecep, imbauan tersebut sangat baik, dan tujuan dari pihak kepolisian untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Sepanduk Tulis SPBU ini tidak melayani motor dengan knalpot racing/brong di SPBU SPBU 24.331.102 di Jalan Ahmad Yani, Senin (13/7/2020)
Sepanduk Tulis SPBU ini tidak melayani motor dengan knalpot racing/brong di SPBU SPBU 24.331.102 di Jalan Ahmad Yani, Senin (13/7/2020) (Bangkapos.com/Yuranda)

"Tujuan kepolisian sangat bagus untuk menjaga kamtibmas, karena suara dari knalpot racing ini sangat mengganggu masyarakat," ujar Cecep, Senin (14/7/2020) di SPBU.

Sebelum dipasang spanduk yang tidak melayani motor dengan Knalpot Racing, pihaknya juga sudah menyampaikan mensosialisasikan kepada konsumen SPBU, tentang ada imabauan tersebut.

"Kurang lebih satu bulan sebelum dipasang sepanduk itu kami sampaikan dulu kepada konsumen, Alhamdulillah semenjak itu hampir tidak ada yang menggunakan knalpot racing itu," ungkapnya.

Kata Cecep, mereka menyambut dengan baik, ia juga menyampaikan kalau ada niat baik dari pihak tertentu tujuannya baik, mereka di minta kerja sama, maka mereka akan bantu.

"Sepanduk yang baru terpasang selama tiga minggu, dengan adanya sepanduk ini hampir tidak ada kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing mengisi bbm di sini, artinya masyarakat sangat menanggapi imbauan itu," ucapnya.

Ia juga tidak menampik kemungkinan, jika dalam pengawasan masih ada yang menggunakan knalpot racing yang mengisi bbm di SPBU itu.

"Iya saya tidak tau juga, kalau masih ada kendaraan bermotor menggunakan knalpot racing yang mengisi bbm disini, karena saya tidak 24 jam di sini," ucapnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved