Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kekurangan Personel, Alobi Belum Bisa Tangkap Buaya, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Kolong Bacang

Masyarakat Kelurahan Bacang, Bukitintan, Kota Pangkalpinang merasa khawatir, dengan dua buaya yang muncul di bekas Tambang Timah di Kelurahan Bacang

Dok/Tribunjateng.com
Ilustrasi Buaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Masyarakat Kelurahan Bacang, Bukitintan, Kota Pangkalpinang merasa khawatir, dengan dua buaya yang muncul di kolong bekas Tambang Timah di Kelurahan Bacang, Bukitintan, Kota Pangkalpinang. Senin (13/7/2020)

Kepala Divisi Animal Rescue Yayasan Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi Foundation Bangka Belitung, Valen mengatakan mereka belum bisa melakukan penangkapan dikarenakan kekurangan personel.

"Kami belum bisa melakukan penangkapan buaya itu, karena Alobi mengalami kekurangan para personel, dan masih banyak kegiatan di PPS ini," kata Valen, Senin (14/7/2020).

Katanya, berdasarkan informasi buaya di daerah itu, ada tiga ekor, sebelumnya satu ekor sudah di tangkap oleh warga, dan langsung diserahkan kepada Alobi.

"Dulunya ada yang muncul ukuran 1 meter lebih, waktu menangkap buaya itu, tidak mau masuk perangkap sehingga gagal untuk di tangkap," ucapnya.

Terkait dengan buaya yang ada di kolong itu, ia menyarankan agar mengurangi aktivitas yang ada di kolong itu, seperti mandi, mencuci, memancing dan lainnya.

Ia juga mengimbau kepada anak-anak dan orang tua agar melarang bermain di sekitar kolong atau di kolong itu.

"Buaya sering muncul pada waktu menjelang magrib hingga malam hari, pada waktu itu jangan beraktivitas memancung," ingat Valen

Sarannya, kepada masyarakat kalau ada inisiatif untuk menangkap buaya tersebut tidak masalah, asalkan menggunakan alat tangkap seperti jerat dan pelindung diri supaya tidak terkena serangan buaya.

"Kalau masyarakat ingin menangkap buaya silahkan, gunakan alat tangkap dan pelindung diri. Kami juga menyediakan dan meminjamkan alat kami untuk di pakai dalam penangkapan buaya itu," kata Valen.

Halaman
123
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved