Breaking News:

Berita Kriminalitas

Masyarakat Resah Game Ketangkasan Mulai Marak Kembali,Ini Tanggapan Dir Krimum Polda Bangka Belitung

Kembali beraktivitasnya lokasi game ketangkasan disejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat resah masyarakat.

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Dir Krimum Kombes Pol Budi Hermawan. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kembali beraktivitasnya lokasi game ketangkasan disejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat resah masyarakat.

Seperti di wilayah Pangkalpinang, Belitung dan Belinyu game ketangkasan yang kental unsur judinya ini dikhawatirkan akan merusak moral warga.

"Infonya sudah beberapa hari ini buka padahal kita sudah senang sudah lima bulan mereka dak operasi jangan sampai game ketangkasan yang kental berbau judi kembali beroperasi di Belinyu semoga aparat terkait mendengarkan kami," kata  seorang tokoh masyarakat di Belinyu yang meminta tidak disebutkan namanya.

Seperti diketahui Bulan Februari 2020 lokasi game-game ketangkasan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kompak tutup setelah Tim Mabes Bareskrim Polri menggebrak salah satu lokasi.

Dalam penggerebekan tersebut didapati barang bukti yang mengindikasikan lokasi game ketangkasan tersebut merupakan arena perjudian.

Tak hanya berhasil mengungkap adanya perjudian saat itu juga didapati pengurus game ketangkasan yang digerebek juga kedapatan menyimpan narkoba.

Terkait kembali dibukanya sejumlah lokasi game ketangkasan di Bangka Belitung Dir Krimum Kombes Pol Budi Hermawan mengatakan jika berbicara soal penutupan lokasi pihaknya tidak berwenang karena yang mengeluarkan izin adalah pihak pemda kabupaten/kota.

Terkecuali memang terbukti adanya indikasi perjudian dilokasi maka kepolisian akan menyurati pihak terkait agar izinnya dicabut sehingga tidak bisa beroperasi lagi.

"Kalau soal penutupan yang memberi izin kan pemda atau pemkot silahkan konfirmasi ke mereka kalau kita jika ada bukti indikasi perjudian pasti akan kita tindak tegas," tegas Budi Hermawan.

Dirinya telah memerintahkan kasat reskrim di jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk melakukan pengecekan dan pendataan terkait beroperasinya lokasi game ketangkasan.

Selain itu juga melalui sat reskirm di Polres Polres diminta agar pemilik membuat surat perjanjian yang isinya tidak melakukan perjudian. Jika dalam operasinya didapati adanya unsur perjudian maka bertanggungjawab untuk diproses secara hukum.

"Kalau jumlah yang mulai beroperasi masih dicek sat reskrim di polres-polres tapi ini salah satu contoh di Belitung pemilik arena ketangkasan sudah buat perjanjian tidak melakukan perjudian pemilik lain juga diminta membuat surat perjanjian serupa," kata Budi Hermawan.

Budi Hermawan mengatakan melalui sat reskirm dijajaran Polres Polres akan selalu memantau dan melakukan pengawasan. Guna mengetahui apakah dalam beroperasi arena ketangkasan ada unsur perjudiannya.
"Saya pastikan jika didapati ada unsur perjudian akan langsung ditindak tegas," kata Budi Hermawan. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved