Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tahun Ajaran Baru di Bangka Barat Masih Terapkan Sistem Shift

Tahun ajaran baru jenjang SLTP dan MTS di Kabupaten Bangka Barat masih menerapkan sistem shift mengingat belum berakhirnya masa pandemi Covid-19.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Dedy Qurniawan
Bangka Pos / Hendra
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Barat Rukiman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tahun ajaran baru jenjang SLTP dan MTS di Kabupaten Bangka Barat masih menerapkan sistem shift mengingat belum berakhirnya masa pandemi Covid-19.

Kepaala Dinas Dikpora Kabupaten Bangka Barat Rukiman menyebut, persentase penerapan shift antara siswa yang masuk sekolah dengan yang diberi tugas di rumah sebanyak 50 persen.

" Jadi protokol kesehatan tetap dikedepankan. Makanya masih pakai sistem shift 50 persen masuk ke sekolah, 50 persen lagi diberi tugas di rumah. Siswa yang hari ini ke sekolah, besok gantian mereka yang diberi tugas di rumah," ujar Rukiman, Senin (13/7/2020)

Selain itu, lanjut Rukiman, jumlah maksimal pelajar juga masih dibatasin yakni maksimal hanya 18 siswa di tiap tiap kelas.

Sepanjang istirahat pun, pelajar diwajibkan berada di dalam ruang kelas.

"Untuk bangku maksimal masing masing kelas hanya 18 orang. Karena menjaga physical distancing, kantin tidak buka, selama istirahat mereka di dalam kelas...," bebernya.

Harus Ada Rekomendasi GTPPC

Diberitakan sebelumnya, mulai Senin (13/7/2020) hari ini,  para pelajar sekolah memasuki tahun ajaran baru.

Sebelumnya para peserta didik tahun ajaran baru jenjang SMP, termasuk di Kabupaten Bangka Barat telah melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online, Selasa (7/7/2020).

Nama-nama mereka pun telah si umumkan.

Sebelum memulai tahun ajaran baru,  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) bersama pihak terkait meninjau standar protokol yang diterapkan sekolah memasuki tahun ajaran baru.

Kepala Dikpora Rukiman, menyebut salah satu syarat sekolah yang memulai kegiatan tatap muka dan belajar mengajar di tahun ajaran baru harus mendapat rekomendasi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid 19 (GTPPC) Kabupaten Bangka Barat.

" Tanggal 7 kemarin hasil PPBD jenjang SMP MTS telah diumumkan. Dan hari ini mereka memulai ajaran baru. Lusa kemarin dilakukan pengecekan standar protokol oleh Gugus tugas,  Pol PP,  Disdik,  kesbangpol, Polres juga. Jadi syaratnya harus ada rekomendasi dari GTPPC dulu sekolah yang memulai tahun ajaran baru hari ini. Layak atau tidaknya," ujar Rukiman, Senin (13/7/2020) (bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved