Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ketua STKIP Muhammadiyah Babel Sebut Proses Belajar Mengajar Daring di Pedesaan Perlu Jadi Perhatian

Ketua STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Asyraf Suryadin menyoroti proses belajar mengajar di daerah pedesaan yang perlu jadi perhatian.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Dedy Qurniawan
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Pemindahan kuncir Wisudawan dilakukan Ketua STKIP Muhammadiyah Babel Dr H Asyraf Suryadin 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Asyraf Suryadin menyoroti proses belajar mengajar di daerah pedesaan yang perlu jadi perhatian.

Apalagi pada masa ajaran baru ini, proses belajar masih menggunakan sistem daring.

Menurutnya, ada beberapa hal yang menghambat di daerah pedesaan.

"Sistem seperti ini di perkotaan mungkin tidak apa-apa, namun di pedesaan tentu akan bermasalah. Ada yang tidak punya handphone, tidak ada kuota atau bahkan signalnya yang tidak bagus," ujar Asyraf, Rabu (14/7/2020).

Ia berharap ada perhatian lebih terhadap progaram pembelajaran di pedesaan agar pada masa pandemi covid-19 ini mutu pendidikan tetap baik.

"Bisa dengan menerapkan berbagai inovasi belajar mengajar, misalnya guru menghampiri siswa secara bertahap yang lokasi rumah dekat atau bisa berkomunikasi di grup WhatsApp, lakukan absensi di situ," jelas Asyraf.

Menurutnya, perlu inovasi-inovasi terbaru pada saat ini dalam mendidik para siswa.

Tak hanya itu, dalam kondisi seperti ini orangtua harus berperan aktif dalam membimbing anak belajar di rumah.

"Biasanya orangtua cenderung berharap anak menerima ilmu dari sekolah, namun dikarenakan kondisi saat ini diharapkan orangtua harus memahami sehingga perlu sekali dukungan kepada anak untuk belajar di rumah demi keamanan saat ini," tutur Asyraf. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved