Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Alobi Tangkap Buaya Kolong Kepoh Bukan Pakai Pancing, Tapi dengan Perangkap

Satu kali upaya penangkapan pun telah dilakukan warga dengan perangkap tali, namun belum berhasil. Karena meresahkan kemudian dicoba oleh Alobi..

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Hendra
(bangkapos.com/Cici Nasya Nita).
Buaya di Kolong Kepuh Bacang Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kolong Kepuh, Bacang Pangkalpinang dikeliling warga sekitaran yang rumahnya berada di daerah tersebut.

Pasalnya Alobi Foundation dan BKSDA Bangka Belitung berencana melakukan penangkapan buaya di kolong tersebut.

Upaya penangkapan ini dilakukan karena adanya aduan masyarakat bahwa buaya ini sering menampakan diri.

Hal ini menimbulkan ketakutan atau keresahan masyarakat sekitar dan ditakutkan terjadi konflik antara buaya dan manusia.

Namun, upaya ini juga memunculkan ketertarikan anak-anak untuk menonton seekor buaya yang terlihat di pinggir kolong saat itu.

Suasana Penangkapan Buaya di Kolong Kepuh Bacang Pangkalpinang
Suasana Penangkapan Buaya di Kolong Kepuh Bacang Pangkalpinang ((Bangkapos.com/Cici Nasya Nita))

Satu kali upaya penangkapan pun telah dilakukan warga dengan perangkap tali, namun belum berhasil.

Ketua Yayasan Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung, Langka Sani menjelaskan cara menangkap buaya tersebut.

"Jadi kita menggunakan perangkap, kalau menggunakan pancing itu membahayakan satwa liar. Jadi gunakan dua perangkap kurang lebih panjang perangkap 4 meter dan lebar 1 meter serta menggunakan umpan ayam mati," ujar Langka saat ditemui bangkapos.com di Kolong Kepuh, Rabu (15/7/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan maksimal lama penangkapan bisa sampai 10 hari, namun bila tidak berhasil nanti kedepannya akan diambil langkah-langkah lain.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved