Kalau Lihat Ular Ini Lari Secepatnya, Ular Ini Bisa Terbang Meski Tak Memiliki Sayap

Berbeda dari ular-ular lainnya, ular kali ini yang kita bahas ialah ular yang memiliki keunikan. Ular ini bisa meloncat dari pohon ke pohon lain

Youtube
Ular terbang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara 

Kalau Lihat Ular Ini Lari Secepatnya, Ular Ini Bisa Terbang Meski Tak Memiliki Sayap

BANGKAPOS.COM - Ular menjadi hewan yang menakutkan. Pasalnya, selain bisa nya yang bisa menyebabkan keracunan, ular dengan tubuh besar semisal sanca bisa meremukan tulang manusia.

Berbeda dari ular-ular lainnya, ular kali ini yang kita bahas ialah ular yang memiliki keunikan. Ular ini bisa meloncat dari pohon ke pohon lain yang terlihat tebang hingga 100 meter.

Dikutip dari wikipedia, ular terbang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam Genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara.

Ular terbang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara
Ular terbang adalah kelompok jenis-jenis ular pohon yang memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain melalui udara, tanpa harus turun ke tanah lebih dulu. Semua spesies digolongkan dalam genus Chrysopelea dan tersebar luas di daerah tropis Asia Selatan hingga Asia tenggara (Youtube)

Ular terbang sebenarnya tidak benar-benar terbang seperti burung, melainkan hanya meloncat dari dahan pohon ke dahan pohon lain.

Ular inipun hanya melakukannya ketika mencari mangsa atau menghindari bahaya. Sebelum berpindah, seekor ular terbang akan memanjat ke dahan yang tinggi, lalu menuju ujung ranting yang terbuka. Setelah berada di ujung ranting, ular ini melengkungkan badannya membentuk huruf "S", kemudian mendorong tubuhnya ke depan.

Begitu terjun dari dahan, ular ini segera memipihkan badannya dan meregangkan tulang iganya, tujuannnya untuk memperlambat kecepatan jatuh badannya.

Saat meluncur, ular ini menggerak-gerakkan kepala dan ekornya ke kanan dan ke kiri untuk mengarahkan tubuhnya ke dahan pohon yang dituju. Ketika akan mendarat, ular ini memindahkan bagian belakang tubuhnya ke bawah untuk mempermudah pendaratan, lalu dengan segera mengembalikan regangan badan dan tulang iganya seperti semula.

Begitu mendarat di ranting, ular ini langsung menormalkan badannya kembali, sehingga ular ini pun bisa bergerak di pohon seperti biasanya

Hewan ini termasuk hewan yang beracun. Jika kamu menemukan ular ini sebaiknya lari segera menjauh.

Pria ini Bertarung dengan Sanca 3 Meter, Berakhir Tewas dengan Jenazah Terlilit Ular

Seorang warga di Desa Rejo Sari, Kecamatan Pamenang, Merangin, Jambi bernama Marinding (26) ditemukan tewas mengenaskan.
Halaman
123
Penulis: Evan S (CC)
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved