Breaking News:

Pilkada Bangka Tengah 2020

PDIP Yakin Menangkan Pilkada Bangka Tengah 2020 Lewat Pasangan Didit Srigusjaya dan H Korari

Ia menjelaskan, DPD PDIP mengirimkan dua nama pasangan untuk diikutsertakan dalam kontestasi Pilkada Bateng.

Penulis: | Editor: Dedy Qurniawan
bangkapos.com / Muhammad Rizki
Ketua Bapilu DPC PDIP Bateng, Andre Ristian 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pilkada Bangka Tengah (Bateng) tahun 2020 tinggal hitungan bulan.

Dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut keluar dua nama calon kepala daerah Bateng yang sudah santer dibicarakan, yakni Ibnu Saleh dan Didit Srigusjaya.

Terkait hal tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemili (Bapilu) DPC PDIP Bateng Andre Ristian mengatakan, di tingkatan DPP PDIP sudah merestui Didit Srigusjaya untuk tampil sebagai calon kepala daerah Bateng di Pilkada 2020.

"DPP sudah merestui hanya saja belum dideklarasikan," ujar Andre, Rabu (15/7) kepada Bangkapos.com

Ia menjelaskan, DPD PDIP mengirimkan dua nama pasangan untuk diikutsertakan dalam kontestasi Pilkada Bateng.

Pasangan pertama adalah Didit Srigusjaya dan H Korari, dan pasangan kedua adalah Adet Mastur dan Indra Gunawan.

Namun informasi terakhir pasangan Didit Srigusjaya dan H Korari lah yang mengantongi restu dari DPP PDIP.

Sehingga sekitar 90 persen H Korari adalah orang yang akan mendampingi Didit dalam Pilkada Bateng tahun 2020 ini, hal ini dapat dilihat dari DPC PDIP, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP, dan ranting yang sudah bulat semuanya satu suara untuk mendukung H Korari mendapingi Didit Srigusjaya.

"Alasan kami karena pak H Korari adalah sosok politisi yang sudah sangat matang, beliau juga seorang wiraswasta, pernah di BUMN selama 17 tahun, jadi kami menanggap kemampuan beliau sudah tidak perlu diragukan lagi untuk memimpin sebuah kabupaten," jelasnya.

Andre juga mengatakan, sudah 10 tahun PDIP menjadi oposisi sehingga di Pilkada tahun ini PDIP sudah tidak mau lagi gagal merebut eksekutif, sehingga dirinya sangat meyakini kemenangan sudah tinggal selangkah lagi.

"Berdasarkan penilaian dan survey kami di lapangan bahwa sosok pak Didit ini diterima dan popularitas beliau sudah tidak kami ragukan lagi lah," ujarnya.

Meskipun menurut survey internal mereka sudah mengungguli Ibnu Saleh, namun posisi Ibnu Saleh sebagai incumbent tetap dirasa sebagai seorang pesaing yang kuat.

Namun ia melihat ada beberapa kelemahan dari incumbent sehingga pihaknya bisa masuk melalui sela-sela kelemahan tersebut untuk menawarkan perubahan.

"Mangkanya kami langsung menurunkan sosok Didit Srigusjaya karena kami melihat kuatnya incumbent, tapi kami haqqul yaqin bisa tetap mengalahkan incumbent," pungkasnya. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved