Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Tetap Laksanakan Upacara Detik-detik Proklamasi, Pawai dan Karnaval Ditiadakan

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Bangka Arman Agus kepada Bangkapos.com, Rabu (15/07/2020).

bangkapos.com / edwardi
Para pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Bangka mulai memasang hiasan bendera merah putih panjang menutupi pagar halaman kantor. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemkab Bangka melalui Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka tetap mempersiapkan dan melaksanakan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 dengan mempedomani surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) RI sesuai aturan protokol kesehatan pencegahan penularan wabah Covid-19.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesbangpol Kabupaten Bangka Arman Agus kepada Bangkapos.com, Rabu (15/07/2020).

" Kita sudah menerima surat edaran dari Setneg yang harus dipedomani bahwa yang harus tetap dilaksanakan, yakni renungan suci, Upacara Detik-detik Proklamasi, pemberian penghargaan Satya Lencana Kehormatan untuk ASN yang mengabdi 10, 20, dan 30 tahun, dan upacara penurunan bendera pada sore hari harus tetap dilaksanakan," kata Arman.

Ditambahkannya, satu hari sebelumnya, kegiatan dimulai dari mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di ruang paripurna DPRD Kabupaten Bangka, malamnya dilanjutkan dengan Upacara Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Padma Satria Sungailiat.

" Kegiatan upacara dilakukan di halaman Kantor Bupati Bangka, untuk ziarah ke Taman Makam Pahlawan usai upacara detik-detik proklamasi menurut petunjuk Surat Edaran Setneg itu tidak ada, namun untuk memastikan susunan kegiatan ini akan dilakukan rapat koordinasi dengan TNI, Polri dan pihak terkait lainnya pada hari Jumat nanti," tandas Arman.

Diungkapkannya untuk peserta upacara memang dibatasi jumlahnya, untuk OPD di lingkungan Pemkab Bangka maksimal 10 orang dan juga utusan organisasi, perguruan tinggi, sekolah, dan instansi lainnya.

"Untuk pasukan pengibar bendera (paskibra) dalam upacara tahun ini menggunakan anggota paskibra tahun lalu sebanyak 10 orang, dimana yang bertugas hanya 5 orang, yakni 3 orang pengibar bendera dan dua orang pembawa baki bendera, dan 5 orang lainnya bertugas untuk upacara penurunan bendera," jelas Arman.

Ditambahkannya untuk para petugas upacara akan dilakukan rapat dulu bersama TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

" Untuk perayaan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI seperti lomba baris berbaris, pawai , karnaval , parade drumband dan hiburan rakyat ditiadakan karena wabah pandemi Covid-19 masih berlangsung dan untuk menghindari terjadinya kerumunan massa," tukas Arman. (Bangkapos.com /Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved