Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Berantas Stunting Melalui Penyusunan Menu B2SA Pangan Lokal

Berbahan pangan lokal Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2020 bertujuan mengatasi atau memberantas masalah stunting di Kabupaten Bangka

bangkapos.com/Edwardi
Pemkab Bangka melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka dan TP PKK Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan sosialisasi Penyusunan Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbahan pangan lokal Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2020 bertujuan mengatasi atau memberantas masalah stunting di Kabupaten Bangka di rumah Dinas Bupati Bangka, Kamis (16/07/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemkab Bangka melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka dan TP PKK Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan sosialisasi Penyusunan Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbahan pangan lokal Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2020 bertujuan mengatasi atau memberantas masalah stunting di Kabupaten Bangka di rumah Dinas Bupati Bangka, Kamis (16/07/2020).

Kegiatan ini diikuti 89 orang ibu-ibu pengurus PKK tingkat desa/kelurahan , yakni dari 62 desa dan 19 kelurahan serta pengurus PKK kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bangka, Syahbudin didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Elius Gani dan Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan Pemkab Bangka turut berupaya menjamin ketersediaan pangan, baik dari kualitas dan kuantitas sehingga mampu mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Bangka.

Hal tersebut bertujuan untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul khususnya bidang pertanian dan ketahanan pangan yang unggul dan tangguh.

"SDM sangat berpengaruh dalam pembangunan suatu daerah yang mana faktor gizi tersebut sangat mempengaruhi kualitas SDM. Salah satu permasalahan gizi sekarang yaitu stunting, sehingga hal tersebut perlu kita atasi dengan cepat dan tepat," kata Syahbudin.

Sosialisasi penyusunan menu B2SA ini bukan berarti ingin menggantikan makanan pokok beras secara total , melainkan menggantikan untuk keanekaragaman pangan masyarakat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan protein, kerbohidrat dan zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh.

"Dengan pelatihan ini setidaknya dapat memberikan pemahaman kepada keluarga untuk mengkonsumsi keanekaragaman pangan di rumah tangga," harap Syahbudin.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan mengatakan menu B2SA merupakan upaya untuk mendorong kreatifitas ibu-ibu dalam mengelola pangan lokal.

"Ini merupakan program kerja rutin PKK Kabupaten Bangka dalam meningkatkan kualitas masyarakat di tingkat kelurahan dan desa agar berperan lebih terutama meningkatkan ketahanan pangan di daerah masing-masing," kata Yusmiati Mulkan.

Diharapkannya agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para ibu-ibu dalam gerak percepatan penganekaragaman pangan lokal di Kabupaten Bangka.

"Melalui pelatihan penyusunan menu B2SA terutama bahan pangan lokal ini tujuan akhirnya ingin membebaskan Kabupaten Bangka dari masalah stunting yang masih terjadi di beberapa desa/kelurahan di Kabupaten Bangka," harap Yusmiati Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved