Breaking News:

Pilkada Bangka Barat

Markus-M Effendi Menghadap DPP PDIP, Badri Sebut Jalin Komunikasi dan Koalisi dengan Parpol Lain

Salah satunya nama petahana Markus, yang akhir akhir ini santer digadang berpasangan dengan Muhammad Effendi, Mantan Plt Sekda Bangka Barat.

bangkapos.com/ Anthoni Ramli
DPC PDIP Bangka Barat H Badri Syamsu, 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Sejumlah nama kandidat yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bangka Barat Desember 2020 mulai mengerucut.

Salah satunya nama petahana Markus, yang akhir akhir ini santer digadang berpasangan dengan Muhammad Effendi, Mantan Plt Sekda Bangka Barat.

Bahkan kabarnya kedua pasangan tersebut telah mendapat restu dan mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan Wakil Bendahara DPP PDIP yang juga anggota DPR RI Dapil Babel, Rudianto Tjen di sejumlah media massa.

D imana dalam pernyataan tersebut Rudianto Tjen, menyebut untuk Pilkada Babar PDIP mengusung pasangan Markus dan Muhammad Effendi, sedangkan Pilkada Bateng Didit - H Korari.

Mulanya nama Muhammad Effendi belum santer dibicarakan pada bursa Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang akan mendampingi Markus.

Sebelumnya ada beberapa nama yang santer bakal mendampingi Markus. Mulai dari Samsir (PKS) , M Ali Purwanto (Gerindra), Saiful Fakkah (PBB), H Badri (PDIP), Hingga kader Partai (Demokrat) Johan Vigario.

Namun seiring berjalan waktu, peta nama Cawabup pendamping Incumbent Markus, berubah dan muncul nama Muhamad Effendi yang merupakan putra daerah kelahiran Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bangka Barat H Badri Syamsu, menyebut kemungkinan besar PDIP mengusung pasangan Markus - Muhammad Effendi di Pilkada Babar, kendati sampai saat ini pihaknya belum menerima secara resmi surat rekomendasi tersebut.

"Surat rekomendasi dari DPP PDIP secara resmi memang belum keluar, akan tetapi kemungkinan besar rekomendasinya ke Markus dan Muhammad Effendi, karena hari ini pun keduanya dipanggil dan menghadap ke DPP PDIP Jakarta," ungkap Badri Syamsu, melalui pesan singkat WA, Sabtu (18/7/2020)

Lebih lanjut dikatakan Badri PDIP, dalam kontentasi Pileg 2019, PDIP menjadi partai pemenang setelah meraup 5 kursi di legislatif. Artinya, PDIP bisa mengusung sendiri calon di Pilkada Babar mendatang.

Kendati demikian, kata Badri sampai saat ini pihaknya membuka diri bagi parpol lain yang ingin berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Babar Desember 2020 mendatang.

"Meskipun PDIP bisa mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi, namun kami terus membuka diri dan menjalin komunikasi dengan parpol lain yang ingin bergabung dan berkoalisi dengan kami di Pilkada Babar nantinya," beber Badri. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved