Breaking News:

Presiden Jokowi Ungkap Penyakit Menular Mematikan yang Sama Bahayanya dengan Covid-19

Presiden Jokowi Ungkap Penyakit Menular Mematikan yang Sama Bahayanya dengan Covid-19

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
health.grid.id
Pemerintah berikan 3 pencegahan TBC 

BANGKAPOS.COM -- Presiden Joko Widodo mengungkap penyakit yang sama berbahayanya dengan Covid-19. Bahkan menurut dia penyakit ini termasuk dari 10 penyakit menular berbahaya di dunia.

Penyakit yang dimaksudkan oleh Presiden Jokowi, adalah penyakit tuberkolosis atau yang dikenal dengan sebutan TBC.

Melalui Instagram miliknya, Presiden Jokowi mengatakan bukan Covid-19 saja yang jadi pandemi, tapi juga tuberkulosis atau TBC.

Dan TBC adalah salah satu dari sepuluh penyakit menular penyebab kematian terbanyak di dunia dan telah ditetapkan sejak lama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai sebuah pandemi.

"Pada 2018 lalu, diperkirakan terdapat 845.000 penduduk Indonesia yang mengidap TBC, dan 98.000 orang meninggal karena penyakit menular tersebut. Sebagian besar merupakan kelompok produktif dalam rentang usia 15 hingga 55 tahun," kata Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, kondisi ini perlu diwaspadai.

"Ini mesti kita waspadai. Meski kita tengah disibukkan dengan penanganan pandemi Covid-19, saya tetap menginstruksikan agar layanan diagnostik maupun pengobatan terhadap pasien tuberkulosis harus tetap berlangsung. Pemerintah berupaya keras untuk mencapai eliminasi tuberkulosis pada 2030 mendatang," katanya.

Pola penanganan seperti yang dilakukan pada Covid-19 perlu diterapkan untuk menangani penyebaran TBC.

"Terkait dengan itu, pola penanganan serupa Covid-19 dapat dipelajari dan diterapkan untuk meningkatkan efektivitas penanganan tuberkulosis ini. Misalnya, model pelacakan yang agresif untuk menemukan penderita pada Covid-19, juga bisa untuk mencari penderita tuberkulosis yang belum terlaporkan," katanya. 

Apa Itu Tuberkolosis

Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC merupakan penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia.

Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat ditularkan melalui saluran udara. TBC biasanya menyerang paru-paru, namun bisa juga menyebar ke tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung, dan organ lainnya.

Jenis tuberkulosis yang diderita oleh pasien sering kali merupakan infeksi TBC laten, di mana terdapat bakteri TBC yang "tertidur" atau belum aktif secara klinis. Bakteri TBC akan aktif dan mulai menunjukkan gejala setelah periode waktu tertentu, beberapa minggu bahkan beberapa tahun, tergantung kondisi kesehatan dan daya tahan pasien.

Jika pasien memiliki sistem kekebalan tubuh yang melemah (misalnya pada penderita HIV, kanker, atau pasien yang menjalani kemoterapi), maka TBC akan berkembang lebih cepat.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved