Tingkatkan Akselerasi Digital di 2023 Indonesia Akan Luncurkan Satelit HTS Satria

Tingkatkan Akselerasi Digital di 2023 Indonesia Akan Luncurkan Satelit HTS Satria

Website Kominfo.go.id
Menteri Kominfo Johnny G. Plate saat membuka Seminar Daring dengan tema “Mendorong Akselerasi Transformasi Digital” dari Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo Jakarta, Senin (20/07/2020). - (AYH) 

BANGKAPOS.COM--Indonesia akan meluncurkan satelit multifungsi atau High-Troughput satelite (HTS) SATRIA di tahun 2023 mendatang.

Satelit ini untuk mendorong akselerasi transformasi digital melengkapi lima satelit nasional dan empat satelit asing yang digunakan sekarang.

Keberadaan satelit ini di diharapkan dapat menjangkau 150.000 titik layanan publik yang saat ini belum memiliki akses internet memadai.

Menteri Kominfo, Johnny G Plate seperti dikutip dari situs resmi kominfo mengatakan saat ini di jaringan last mile indonesia memiliki 479.125 Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun kementerian Kominfo bersama operator seluler untuk mendukung jaringan mobile broadband.

Selain satelit, menurut Menteri Johnny, saat ini sudah dibangun jaringan backbone serat optik nasional sepanjang 348.442 kilometer yang terbentang di daratan dan lautan Nusantara.

“12.148 kilometer diantaranya merupakan jaringan Palapa Ring yang dibangun oleh BLU BAKTI Kementerian Kominfo dan 336.294 kilometer dibangun oleh operator telekomunikasi di Indonesia,” jelasnya.

Mengenai jaringan middle-mile, menurut Menteri Kominfo, pemerintah terus meningkatkan pembangunan infrastruktur melalui pembangunan jaringan fiber-link, microwave-link, dan satelit.

“Di samping itu, bersama dengan operator telekomunikasi, kami juga terus mendorong pemerataan jaringan fixed broadband. Hal ini juga termasuk optimalisasi penggunaan satelit untuk penuntasan infrastruktur last-mile,” jelas Menteri Johnny.

Pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang berkualitas lanjutnya  dilakukan dengan cara membangun jaringan backbone, midlle-mile, dan last- mile.

“Tugas penting kita termasuk juga meningkatkan rasio internetifikasi di Indonesia dan memperkecil disparitas internetifikasi antar wilayah dan penduduk baik dari sisi jangkauan maupun kualitas layanan internet yang memadai,” tegas Menteri Kominfo.(*) 

Penulis: Zulkodri (CC)
Editor: Zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved